Warung Bebas

Jumat, 10 Agustus 2012

Obat Tradisional Batuk

Air perasan jeruk nipis ditambah kecap merupakan resep herbal yang menjadi andalan banyak orang untuk mengatasi batuk.
Sebenarnya apa kandungan berkhasiat dari jeruk nipis sehingga mampu mengatasi batuk?

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) mengandung minyak astiri dan zat-zat yang mampu mengendalikan otot-otot di pernapasan
sehingga batuk menjadi reda. Menurut Prof dr Sumali Wiryowidagdo, ahli herbal, jeruk nipis banyak dipakai sebagai
komponen obat herbal karena pada zaman dahulu tanaman jeruk nipis banyak ditemukan di halaman rumah.

Selain sebagai obat batuk, buah jeruk nipis juga berkhasiat sebagai obat penurun panas, obat sembelit, jerawat, mencegah
rambut rontok, menambah nafsu makan, mengatasi suara serak, dan masih banyak lagi.

Mengenai penambahan kecap pada air jeruk nipis, menurut Prof Sumali, hal itu dimaksudkan untuk mengurangi keasaman
air jeruk. "Pada dasarnya kecap tidak berkhasiat untuk mengobati batuk, sifatnya hanya sebagai sediaan saja agar air jeruk
nipis bisa dikonsumsi," katanya dalam acara pengenalan teknologi ekstraki herbal terkini yang diadakan oleh PT Deltomed
Laboratories di Jakarta, Kamis (16/5).

Selain kecap, sebenarnya banyak sediaan lain yang bisa dipakai bersama dengan jeruk nipis, misalnya air gula, madu, atau
kapur sirih. "Tambahan ini bisa dipakai agar rasanya tidak terlalu asam. Penggunaannya juga tidak akan mengurangi khasiat
jeruk nipis," papar dosen dari Pusat Studi Obat Bahan Alam Departemen Farmasi Universitas Indonesia ini.

demikian artikel Obat Tradisional Batuk semoga bermanfaat
sumber : http://blog.unsri.ac.id/

posting menarik lainnya :
Aug 03, 2012
Khasiat Cabe, INDONESIA DALAM TULISAN, Khasiat Cabe.
Aug 03, 2012
macam-macam Khasiat Tanaman Herbal, INDONESIA DALAM TULISAN, macam-macam Khasiat Tanaman Herbal.
Jul 24, 2012
KHASIAT DAUN KEMANGI atau MANFAAT DAUN KEMANGI baik untuk kesehatan ataupun untuk kecantikan diantara sahabat mungkin masih banyak yang belum tau, Padahal DAUN KEMANGI itu menyimpan banyak sekali ...
Aug 06, 2012
Khasiat Kelapa Muda atau Manfaat Kelapa Muda sebenarnya banyak sekali terutama untuk kesehatan dalam postingan kali ini saya aka share Khasiat Kelapa Muda atau Manfaat Kelapa Muda pastinya sahabat sangat ingin ...


Sejarah Batik

Batik secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Saat itu motif atau pola batik masih didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Namun dalam sejarah perkembangannya batik mengalami perkembangan, yaitu dari corak-corak lukisan binatang dan tanaman lambat laun beralih pada motif abstrak yang menyerupai awan, relief candi, wayang beber dan sebagainya. Selanjutnya melalui penggabungan corak lukisan dengan seni dekorasi pakaian, muncul seni batik tulis seperti yang kita kenal sekarang ini.


Jenis dan corak batik tradisional tergolong amat banyak, namun corak dan variasinya sesuai dengan filosofi dan budaya masing-masing daerah yang amat beragam. Khasanah budaya Bangsa Indonesia yang demikian kaya telah mendorong lahirnya berbagai corak dan jenis batik tradisioanal dengan ciri kekhususannya sendiri.



Perkembangan Batik di Indonesia

Sejarah pembatikan di Indonesia berkaitan dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan kerajaan sesudahnya. Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerajaan Solo dan Yogyakarta.

Kesenian batik merupakan kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing.



Dalam perkembangannya lambat laun kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga istana, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria.

Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri. Sedang bahan-bahan pewarna yang dipakai terdiri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari : pohon mengkudu, tinggi, soga, nila, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanah lumpur.

Jadi kerajinan batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang hingga kerajaan berikutnya. Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah usai perang dunia kesatu atau sekitar tahun 1920. Kini batik sudah menjadi bagian pakaian tradisional Indonesia.



Batik Pekalongan

Meskipun tidak ada catatan resmi kapan batik mulai dikenal di Pekalongan, namun menurut perkiraan batik sudah ada di Pekalongan sekitar tahun 1800. Bahkan menurut data yang tercatat di Deperindag, motif batik itu ada yang dibuat 1802, seperti motif pohon kecil berupa bahan baju.

Namun perkembangan yang signifikan diperkirakan terjadi setelah perang besar pada tahun 1825-1830 di kerajaan Mataram yang sering disebut dengan perang Diponegoro atau perang Jawa. Dengan terjadinya peperangan ini mendesak keluarga kraton serta para pengikutnya banyak yang meninggalkan daerah kerajaan. Mereka kemudian tersebar ke arah Timur dan Barat. Kemudian di daerah - daerah baru itu para keluarga dan pengikutnya mengembangkan batik.

Ke timur batik Solo dan Yogyakarta menyempurnakan corak batik yang telah ada di Mojokerto serta Tulungagung hingga menyebar ke Gresik, Surabaya dan Madura. Sedang ke arah Barat batik berkembang di Banyumas, Kebumen, Tegal, Cirebon dan Pekalongan. Dengan adanya migrasi ini, maka batik Pekalongan yang telah ada sebelumnya semakin berkembang.

Seiring berjalannya waktu, Batik Pekalongan mengalami perkembangan pesat dibandingkan dengan daerah lain. Di daerah ini batik berkembang di sekitar daerah pantai, yaitu di daerah Pekalongan kota dan daerah Buaran, Pekajangan serta Wonopringgo.


Perjumpaan masyarakat Pekalongan dengan berbagai bangsa seperti Cina, Belanda, Arab, India, Melayu dan Jepang pada zaman lampau telah mewarnai dinamika pada motif dan tata warna seni batik.

Sehubungan dengan itu beberapa jenis motif batik hasil pengaruh dari berbagai negara tersebut kemudian dikenal sebagai identitas batik Pekalongan. Adapun motifnya antara lain batik Jlamprang diilhami dari Negeri India dan Arab, batik Encim dan Klengenan, dipengaruhi oleh peranakan Cina, batik Pagi Sore oleh Belanda, dan batik Hokokai, tumbuh pesat sejak pendudukan Jepang.


Perkembangan budaya teknik cetak motif tutup celup dengan menggunakan malam (lilin) di atas kain yang kemudian disebut batik, memang tak bisa dilepaskan dari pengaruh negara-negara itu. Ini memperlihatkan konteks kelenturan batik dari masa ke masa.

Batik Pekalongan menjadi sangat khas karena bertopang sepenuhnya pada ratusan pengusaha kecil, bukan pada segelintir pengusaha bermodal besar. Sejak berpuluh tahun lampau hingga sekarang, sebagian besar proses produksi batik Pekalongan dikerjakan di rumah-rumah. Akibatnya, batik Pekalongan menyatu erat dengan kehidupan masyarakat Pekalongan yang kini terbagi dalam dua wilayah administratif, yakni Kotamadya Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan.

Pasang surut perkembangan batik Pekalongan, memperlihatkan Pekalongan layak menjadi ikon bagi perkembangan batik di Nusantara. Ikon bagi karya seni yang tak pernah menyerah dengan perkembangan zaman dan selalu dinamis. Kini batik sudah menjadi nafas kehidupan sehari-hari warga Pekalongan dan merupakan salah satu produk unggulan. Hal itu disebabkan banyaknya industri yang menghasilkan produk batik. Karena terkenal dengan produk batiknya, Pekalongan dikenal sebagai Kota Batik. Julukan itu datang dari suatu tradisi yang cukup lama berakar di Pekalongan. Selama periode yang panjang itulah, aneka sifat, ragam kegunaan, jenis rancangan, serta mutu batik ditentukan oleh iklim dan keberadaan serat-serat setempat, faktor sejarah, perdagangan dan kesiapan masyarakatnya dalam menerima paham serta pemikiran baru.

Batik yang merupakan karya seni budaya yang dikagumi dunia, diantara ragam tradisional yang dihasilkan dengan teknologi celup rintang, tidak satu pun yang mampu hadir seindah dan sehalus batik Pekalongan.

sumber : http://batikmarkets.com

Sejarah Demokrasi

Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan pemerintahannya berasal dari rakyat, baik secara langsung (demokrasi langsung) atau melalui perwakilan (demokrasi perwakilan).[1] Istilah ini berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία – (dēmokratía) "kekuasaan rakyat",[2] yang dibentuk dari kata δῆμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (Kratos) "kekuasaan", merujuk pada sistem politik yang muncul pada pertengahan abad ke-5 dan ke-4 SM di negara kota Yunani Kuno, khususnya Athena, menyusul revolusi rakyat pada tahun 508 SM.[3] Istilah demokrasi diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles sebagai suatu bentuk pemerintahan, yaitu pemerintahan yang menggariskan bahwa kekuasaan berada di tangan orang banyak (rakyat).[4] Abraham Lincoln dalam pidato Gettysburgnya mendefinisikan demokrasi sebagai "pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat".[5] Hal ini berarti kekuasaan tertinggi dalam sistem demokrasi ada di tangan rakyat dan rakyat mempunyai hak, kesempatan dan suara yang sama di dalam mengatur kebijakan pemerintahan.[6] Melalui demokrasi, keputusan yang diambil berdasarkan suara terbanyak.[7]

Demokrasi terbentuk menjadi suatu sistem pemerintahan sebagai respon kepada masyarakat umum di Athena yang ingin menyuarakan pendapat mereka.[5] Dengan adanya sistem demokrasi, kekuasaan absolut satu pihak melalui tirani, kediktatoran dan pemerintahan otoriter lainnya dapat dihindari.[5] Demokrasi memberikan kebebasan berpendapat bagi rakyat, namun pada masa awal terbentuknya belum semua orang dapat mengemukakan pendapat mereka melainkan hanya laki-laki saja.[8] Sementara itu, wanita, budak, orang asing dan penduduk yang orang tuanya bukan orang Athena tidak memiliki hak untuk itu.[9] [8]

Di Indonesia, pergerakan nasional juga mencita-citakan pembentukan negara demokrasi yang berwatak anti-feodalisme dan anti-imperialisme, dengan tujuan membentuk masyarakat sosialis.[10] Bagi Gus Dur, landasan demokrasi adalah keadilan, dalam arti terbukanya peluang kepada semua orang, dan berarti juga otonomi atau kemandirian dari orang yang bersangkutan untuk mengatur hidupnya, sesuai dengan apa yang dia inginkan.[11] Masalah keadilan menjadi penting, dalam arti setiap orang mempunyai hak untuk menentukan sendiri jalan hidupnya, tetapi hak tersebut harus dihormati dan diberikan peluang serta pertolongan untuk mencapai hal tersebut.[11]


Sejarah demokrasi

Sebelum istilah demokrasi ditemukan oleh penduduk Yunani, bentuk sederhana dari demokrasi telah ditemukan sejak 4000 SM di Mesopotamia.[9] Ketika itu, bangsa Sumeria memiliki beberapa negara kota yang independen.[9] Di setiap negara kota tersebut para rakyat seringkali berkumpul untuk mendiskusikan suatu permasalahan dan keputusan pun diambil berdasarkan konsensus atau mufakat.[9]

Barulah pada 508 SM, penduduk Athena di Yunani membentuk sistem pemerintahan yang merupakan cikal bakal dari demokrasi modern.[9] Yunani kala itu terdiri dari 1,500 negara kota (poleis) yang kecil dan independen.[12] [3] Negara kota tersebut memiliki sistem pemerintahan yang berbeda-beda, ada yang oligarki, monarki, tirani dan juga demokrasi.[3] Diantaranya terdapat Athena, negara kota yang mencoba sebuah model pemerintahan yang baru masa itu yaitu demokrasi langsung.[13] Penggagas dari demokrasi tersebut pertama kali adalah Solon, seorang penyair dan negarawan.[3] Paket pembaruan konstitusi yang ditulisnya pada 594 SM menjadi dasar bagi demokrasi di Athena namun Solon tidak berhasil membuat perubahan.[3] Demokrasi baru dapat tercapai seratus tahun kemudian oleh Kleisthenes, seorang bangsawan Athena.[3] Dalam demokrasi tersebut, tidak ada perwakilan dalam pemerintahan sebaliknya setiap orang mewakili dirinya sendiri dengan mengeluarkan pendapat dan memilih kebijakan.[14] Namun dari sekitar 150,000 penduduk Athena, hanya seperlimanya yang dapat menjadi rakyat dan menyuarakan pendapat mereka.[8]

Demokrasi ini kemudian dicontoh oleh bangsa Romawi pada 510 SM hingga 27 SM.[9] Sistem demokrasi yang dipakai adalah demokrasi perwakilan dimana terdapat beberapa perwakilan dari bangsawan di Senat dan perwakilan dari rakyat biasa di Majelis.[14]
Bentuk-bentuk demokrasi

Secara umum terdapat dua bentuk demokrasi yaitu demokrasi langsung dan demokrasi perwakilan.[5]
Demokrasi langsung

Demokrasi langsung merupakan suatu bentuk demokrasi dimana setiap rakyat memberikan suara atau pendapat dalam menentukan suatu keputusan.[5] Dalam sistem ini, setiap rakyat mewakili dirinya sendiri dalam memilih suatu kebijakan sehingga mereka memiliki pengaruh langsung terhadap keadaan politik yang terjadi.[5] Sistem demokrasi langsung digunakan pada masa awal terbentuknya demokrasi di Athena dimana ketika terdapat suatu permasalahan yang harus diselesaikan, seluruh rakyat berkumpul untuk membahasnya.[5] Di era modern sistem ini menjadi tidak praktis karena umumnya populasi suatu negara cukup besar dan mengumpulkan seluruh rakyat dalam satu forum merupakan hal yang sulit.[5] Selain itu, sistem ini menuntut partisipasi yang tinggi dari rakyat sedangkan rakyat modern cenderung tidak memiliki waktu untuk mempelajari semua permasalahan politik negara.[5]
Demokrasi perwakilan

Dalam demokrasi perwakilan, seluruh rakyat memilih perwakilan melalui pemilihan umum untuk menyampaikan pendapat dan mengambil keputusan bagi mereka.[5]
Prinsip-prinsip demokrasi
Rakyat dapat secara bebas menyampaikan aspirasinya dalam kebijakan politik dan sosial.

Prinsip demokrasi dan prasyarat dari berdirinya negara demokrasi telah terakomodasi dalam konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia.[15] Prinsip-prinsip demokrasi, dapat ditinjau dari pendapat Almadudi yang kemudian dikenal dengan "soko guru demokrasi".[16] Menurutnya, prinsip-prinsip demokrasi adalah:[16]

    Kedaulatan rakyat;
    Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah;
    Kekuasaan mayoritas;
    Hak-hak minoritas;
    Jaminan hak asasi manusia;
    Pemilihan yang bebas dan jujur;
    Persamaan di depan hukum;
    Proses hukum yang wajar;
    Pembatasan pemerintah secara konstitusional;
    Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik;
    Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat.

Asas pokok demokrasi

Gagasan pokok atau gagasan dasar suatu pemerintahan demokrasi adalah pengakuan hakikat manusia, yaitu pada dasarnya manusia mempunyai kemampuan yang sama dalam hubungan sosial.[17] Berdasarkan gagasan dasar tersebut terdapat dua asas pokok demokrasi, yaitu:[17]

    Pengakuan partisipasi rakyat dalam pemerintahan, misalnya pemilihan wakil-wakil rakyat untuk lembaga perwakilan rakyat secara langsung, umum, bebas, dan rahasia serta jujur dan adil; dan
    Pengakuan hakikat dan martabat manusia, misalnya adanya tindakan pemerintah untuk melindungi hak-hak asasi manusia demi kepentingan bersama.

Ciri-ciri pemerintahan demokratis
Pemilihan umum secara langsung mencerminkan sebuah demokrasi yang baik

Dalam perkembangannya, demokrasi menjadi suatu tatanan yang diterima dan dipakai oleh hampir seluruh negara di dunia.[4] Ciri-ciri suatu pemerintahan demokrasi adalah sebagai berikut:[4]

    Adanya keterlibatan warga negara (rakyat) dalam pengambilan keputusan politik, baik langsung maupun tidak langsung (perwakilan).
    Adanya pengakuan, penghargaan, dan perlindungan terhadap hak-hak asasi rakyat (warga negara).
    Adanya persamaan hak bagi seluruh warga negara dalam segala bidang.
    Adanya lembaga peradilan dan kekuasaan kehakiman yang independen sebagai alat penegakan hukum
    Adanya kebebasan dan kemerdekaan bagi seluruh warga negara.
    Adanya pers (media massa) yang bebas untuk menyampaikan informasi dan mengontrol perilaku dan kebijakan pemerintah.
    Adanya pemilihan umum untuk memilih wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat.
    Adanya pemilihan umum yang bebas, jujur, adil untuk menentukan (memilih) pemimpin negara dan pemerintahan serta anggota lembaga perwakilan rakyat.
    Adanya pengakuan terhadap perbedaan keragamaan (suku, agama, golongan, dan sebagainya)
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi

TARI DI INDONESIA

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia Indonesia memeliki beragam suku,
agama, bahasa, dan budaya yang berbeda. Dari budaya tersebut lahirlah seni Tari
daerah atau tari Tradisional yang mencerminkan masing-masing daerah dan
kebudayaan. Berikut ini macam-macam tarian daerah Indonesia dari Sabang
sampai Merauke
MACAM-MACAM TARI DI INDONESIA
1. Tari-tarian Daerah Istimewa Aceh
Tari Seudati, berasal dari Arab dengan latar belakang agama Islam. Sebuah tarian
dinamis penuh keseimbangan dengan suasana keagamaan. Tarian ini sangat
disenangi dan terkenal di daerah Aceh.Tari Saman Meuseukat, di lakukan dalam
posisi duduk berbanjar dengan irama yang dinamis. Suatu tari dengan syair penuh
ajaran kebajikan, terutama ajaran agama Islam
2. Tari-tarian Daerah Bali
Tari legong, merupakan tarian yang berlatar belakang kisah cuinta Raja dari
lasem. Diberikan secara dinamis dan memikat hati.Tari Kecak, sebuah tari
berdasarkan cerita dan Kitab Ramayana yang mengisahken tentang bala tentara
monyet dari Hanuman dari Sugriwa
3.Tarian-tarian daerah Jawa Barat
Tari Topeng Kuncaran, merupakan sebuah tarian yang mengisahkan dendam
kesumat seorang raja karena cintanya ditolak.
Tari Merak, sebuah tari yang mengisahkan kehidupan burung merak yang serba
indah dan memukau.
4. Tari-tarian Daerah Bengkulu
Tari Andun, dari Bengkulu Selatan ini merupakan sebuah tarian guna menyambut
para tamu yang dihormati.
Tari Bidadari Teminang Anak, tarian ini dapat pula diartikan bidadari meminang
anak. Tarian adat ini berasal dari Rejang Lebong.
5. Tari-tarian Daerah DKI Jakarta
Tart Topeng, merupakan sebuah tari tradisional Betawi dalam menyambut tamu
agung.
Tari Yopong, adalah tari persembahan untuk menghormati tamu negara.
6. Tari-tarian Daerah Jambi
Tari Sekapur Sirih, merupakan tari persembahan. Tari adat jambi ini hanyak
persamaannya dengan tari Melayu.
Tari Selampir Delapan, merupakan tari pergaulan muda-mudi dan sangat digemari
di daerah Jambi.
7. Tari-tarian Daerah Jawa Tengah
Tari Serimpi, sebuah tarian keraton pada masa silam dengan suasana lembut,
agung dan menawan.
Tari Blambangan Cakil, mengisahkan perjuangan Srikandi melawan Buto Cakil
(raksasa). Sebuah perlambang penumpasan angkara murka.
8. Tari-tarian Daerah JawaTimur
Tari Remong, sebuah tarian dari Surabaya yang melambangkan jiwa,
kepahlawanan. Ditarikan pada waktu menyambut para tamu.
Reog Ponorogo, merupakan tari daerah Jawa Timur yang menunjukkan
keperkasaan, kejantanan dan kegagahan.
9. Tari-tarian Daerah kalimantan Barat
Tarri Monong, merupakan tari penolak penyakit agar si penderita dapat sembuh
kembali penari berlaku seperti dukun dengan jampi-jampi
Tari Zapin Tembung, Merupakan suatu tari pergaulan dalam masyarakat
Kalimantan Barat
10. Tari-tarian Daerah Katimantan Selatan
Tari Baksa Kembang, merupakan tari selamat datang pada tamu agung dengan
menyampaikan untaian bunga.
Tari Radab rahayu, di pertunjukan pada upacara tepung tawar, sebelum pengantin
pria dan wanita di persandingkan.
11. Tari-tarian Daerah Kalimantan tengah
Tari Tambun dan bungai, Merupakan tari yang mengisahkan kepahlawanan
Tambun dan Bungai Dalam mengusir musuh yang akan merampas panen rakyat.
Tari Balean Dadas, Merupakan tarian guna memohon kesembuhan bagi mereka
yang sakit.
12. Tari-tarian : Daerah Kalimantan Timur
Tari Gong, di pertunjukan pada upacara penyambutan terhadap tatmu agung.
Dapat pula di pertunjukan sewaktu lahir seorang bayi kepala suku.
Tari perang, Tari yang mempertunjukan dua orang pemuda dalam memperebutkan
seorang gadis.
13. Tari-tarian Daerah Lampung.
Tari Jangget, adalah tarian untuk upacar-upacara peradatan. Tarian ini
melambangkan keluhuran budi dan susila rakyat Lampung.
Tari Malinting, merupakan sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat Lampung.
Menceritakan tentang kunjungan Sunan Gunung Jati ke Keraton Pulung.
14. Tari-tarian Daerah Maluku
Tari Lenso. merupakan tari pergaulan bagi segenap lapisan rakyat masyarakat
Maluku.
Tari Cakalele, adalah tari Perang Yang melukiskan jiwa kepahlawanan yang gagah
perkasa.
15. Tari-Tarian Daerah Maluku Utara
Tari Perang, Tarian rakyat untuk menyambut para pahlawan yang pualng dari
medan juang.
Tari Nahar Ilaa, tarian pengikat persahabatan pada waktu “panas Pela”
kesepakatan kampung untuk membangun.
16. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Barat
Tari Mpaa Lenggogo, sebuah tarian guna menyambut Maulid Nahi Muhammad
SAW. Tarian ini juga scring dipertunjukkan pada upacara-upacara perkawinan atau
upacara khitanan keluarga raja.
Tari Batunganga, sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat. Mengisahkan tentang
kecintaan rakyat terhadap putri raja yang masuk ke dalam batu. Mereka memohon
agar sang putri dapat keluar dari dalam batu itu.
17. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Timur
Tari Perang, tari yang menunjukkan sifat-sifat keperkasaan dan kepandaian
mempermainkan senjata. Senjata yang dipakai berupa cambuk dan perisai.
Tari Gareng Lameng, dipertunjukkan pada upacara khitanan. Tari ini berupa
ucapan selamat serta mohon berkat kepada Tuhan agar yang dikhitan sehat lahir
batin dan sukses dalam hidupnya.
18. Tari-tarian Daerah Papua Barat danTengah
Tari Suanggi, tarian yang mengisahkan seorang suami ditinggal mati istrinya yang
menjadi korban angi-angi (jejadian).
Tari Perang, tari yang melambangkan kepahlawana, dan kegagahan rakyat Papua.
19. Tari-tarian Daerah Riau
Tari Tandak, merupakan tari pergaulan yang sangat di gemari di daerah Riau.
Tori Joged Lambak, adalah tari pergaulan muda-mudi, yang sangat populer dan
disenangi
20 Tari-tarian Daerah Sulawesi Selatan
Kipas, tari yang mempertunjukkan kemahiran para gadis dalam memainkan kipas
samhil mengikuti alunan lagu.
Bosara, merupakan tarian untuk menyambut para tamu terhormat.
Gerakan-gerakan badannya sangat luwes.
21. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tengah
Tari Lumense, tari dari Poso yang merupakan tarian selamat dating untuk
menyambut tamu agung.
Tari Peule Cinde, termasuk pula tarian untuk menyambut tamu agung. Puncak
acaranya adalah dengan menaburkan bunga bagi para tamu.
22. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tenggara
Tari Balumpa, merupakan tari selamat datang dalarn menyambut tamu agung.
Tari rakyat ini berasal dari Buton.
Tari Dinggu, melambangkan sifat kegotong royongan dalam kerja bersama
sewaktu menumbuk padi. Sentuhan alu pada lesung merupakan irama tersendiri
yang menyentuh hati.
23. Tari-tarian Daerah Sulawesi Utara
Tari Maengket, merupakan tari pergaulan yang dilakukan secara
berpasang-pasangan. Menggambarkan suasana kasih sayang dan cumbuan.
Tari Polopalo, adalah tari pergaulan bagi muda-mudi daerah Gorontalo.
24. Tari-tarian Daerah Sumatra Barat
Tari Piring : Sebuah tari tradisional yang melambangkan suasana kegotong
royongan rakyat dalam menunaikan tugasnya. Siang hari mengerjakan sawah
ladang dan malam harinya bersukaria bersama-sam.
Tari Payung : Ditarikan oleh sepasang muda-mudi dengan payung di tangan, sang
pria melindungi kepala sang wanita, sebuah perlamban perlindungan lelaki
terhadap wanita.
25. Tari-tarian Daerah Sumatra Selatan
Tari Tanggal, merupakan sebuah tarian dalam menyambut para tamu disertai
upacara kebesaran adat.
Tari Putri Bekhusek, artinya sang putri yang sedang bermain. Tari ini sangat
populer di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan melamhangka kemakmuran daerah
Sumatra Selatan
26. Tari-tarian Daerah Sumatra Utara
Tari Serampang Dua Belas, Sebuah tari Melayu dengan irama joged diiringi musik
dengan pukulan gendang ala Amerika Latin. Serampang dua belas merupakan tari
pergaulan.
Tari Tor Tor, Sebuah tari dari daerah Batak dengan latar belakang falsafah
peradatan dan ditarikan dalam suasana khusuk.
27. Tari-tarian Daerah Istimewa Yogyakarta

sumber: http://campretz17.student.umm.ac.id/2010/07/28/26/

posting lainnya :
Aug 03, 2012
Bila mengamati perkembangan seni pertunjukan di Jawa Barat, terutama pertunjukan tari-tarian yang digunakan sebagai sarana pertunjukan atau sajian estetis, agaknya lebih berkembang di kalangan ménak, sedangkan ...
Aug 03, 2012
Berbeda dengan ketoprak yang menceritakan kehidupan istana, ludruk menceritakan kehidupan sehari-hari rakyat jelata, yang seringkali dibumbui dengan humor dan kritik sosial, dan umumnya dibuka dengan Tari Remo ...
May 28, 2012
Berikut adalah kumpulan poto atau foto tari jaipong kesenian khas sunda. FOTO-FOTO ATAU GAMBAR KEAJAIBAN DUNIA. Kali ini saya mu share berbagai FOTO-FOTO ATAU GAMBAR KEAJAIBAN DUNIA yang hampir ...
Jun 08, 2012
Iswan kemudian membeli sebuah sepeda motor jenis Honda Blade Repsol secara tunai hanya ... 7 juta untuk pembelian sepeda motor jenis Honda Vario,” Bahkan dari penuturan Tamrin juga ... 15:03 - Soal Klaim Tari Tor ...

Tari Tradisional

Kebudayaan Indonesia dapat didefinisikan sebagai seluruh kebudayaan
lokal yang telah ada sebelum bentuknya nasional Indonesia pada tahun
1945. Seluruh kebudayaan lokal yang berasal dari kebudayaan beraneka
ragam suku-suku di Indonesia merupakan bagian integral daripada
kebudayaan Indonesia.
Banyak Tari Tradisional yang berasal dari Indonesia, sebagai bangsa indonesia
Tari Tradisional adalah salah satu Budaya bangsa Untuk itu alangkah
baiknya apabila Tari Tradisional dapat Terus di Lestarikan sampai
kapanpun.
Berikut adalah beberapa Tari Tradisional yang ada di Indonesia :

Jawa
ReoGReog (Ponorogo)
Spoiler untuk ReoG Ponorogo : Reog adalah salah satu kesenian budaya yang
berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal

Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok Warok dan
Gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat Reog dipertunjukkan [1] . Reog
adalah salah satu bukti budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental
dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat

Sejarah Reog Ponorogo
Pada dasarnya ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat
tentang asal-usul Reog dan Warok [2], namun salah satu cerita yang paling terkenal
adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada
masa Bra Kertabumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Ki
Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak rekan Cina rajanya dalam
pemerintahan dan prilaku raja yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaan
Kerajaan Majapahit akan berakhir. Ia lalu meninggalkan sang raja dan mendirikan
perguruan dimana ia mengajar anak-anak muda seni bela diri, ilmu kekebalan diri,
dan ilmu kesempurnaan dengan harapan bahwa anak-anak muda ini akan menjadi
bibit dari kebangkitan lagi kerajaan Majapahit kelak. Sadar bahwa pasukannya
terlalu kecil untuk melawan pasukan kerajaan maka pesan politis Ki Ageng Kutu
disampaikan melalui pertunjukan seni Reog, yang merupakan "sindiran" kepada
Raja Bra Kertabumi dan kerajaannya. Pagelaran Reog menjadi cara Ki Ageng Kutu
membangun perlawanan masyarakat lokal menggunakan kepopuleran Reog.
Dalam pertunjukan Reog ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal
sebagai "Singa Barong", raja hutan, yang menjadi simbol untuk Kertabumi, dan
diatasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa yang
menyimbolkan pengaruh kuat para rekan Cinanya yang mengatur dari atas segala
gerak-geriknya. Jatilan, yang diperankan oleh kelompok penari gemblak yang
menunggangi kuda-kudaan menjadi simbol kekuatan pasukan Kerajaan Majapahit
yang menjadi perbandingan kontras dengan kekuatan warok, yang berada dibalik
topeng badut merah yang menjadi simbol untuk Ki Ageng Kutu, sendirian dan
menopang berat topeng singabarong yang mencapai lebih dari 50kg hanya dengan
menggunakan giginya [3]. Populernya Reog Ki Ageng Kutu akhirnya menyebabkan
Kertabumi mengambil tindakan dan menyerang perguruannya, pemberontakan
oleh warok dengan cepat diatasi, dan perguruan dilarang untuk melanjutkan
pengajaran akan warok. Namun murid-murid Ki Ageng kutu tetap melanjutkannya
secara diam-diam. Walaupun begitu, kesenian Reognya sendiri masih
diperbolehkan untuk dipentaskan karena sudah menjadi pertunjukan populer
diantara masyarakat, namun jalan ceritanya memiliki alur baru dimana
ditambahkan karakter-karakter dari cerita rakyat Ponorogo yaitu Kelono

Versi resmi alur cerita Reog Ponorogo kini adalah cerita tentang Raja Ponorogo
yang berniat melamar putri Kediri, Dewi Ragil Kuning, namun ditengah perjalanan ia
dicegat oleh Raja Singabarong dari Kediri. Pasukan Raja Singabarong terdiri dari
merak dan singa, sedangkan dari pihak Kerajaan Ponorogo Raja Kelono dan
Wakilnya Bujanganom, dikawal oleh warok (pria berpakaian hitam-hitam dalam
tariannya), dan warok ini memiliki ilmu hitam mematikan. Seluruh tariannya
merupakan tarian perang antara Kerajaan Kediri dan Kerajaan Ponorogo, dan
mengadu ilmu hitam antara keduanya, para penari dalam keadaan 'kerasukan' saat
mementaskan tariannya [4] .
Hingga kini masyarakat Ponorogo hanya mengikuti apa yang menjadi warisan
leluhur mereka sebagai pewarisan budaya yang sangat kaya. Dalam
pengalamannya Seni Reog merupakan cipta kreasi manusia yang terbentuk adanya
aliran kepercayaan yang ada secara turun temurun dan terjaga. Upacaranya pun
menggunakan syarat-syarat yang tidak mudah bagi orang awam untuk
memenuhinya tanpa adanya garis keturunan yang jelas. mereka menganut garis
keturunan Parental dan hukum adat yang masih berlaku.

Pementasan Seni Reog
Reog modern biasanya dipentaskan dalam beberapa peristiwa seperti pernikahan,
khitanan dan hari-hari besar Nasional. Seni Reog Ponorogo terdiri dari beberapa
rangkaian 2 sampai 3 tarian pembukaan. Tarian pertama biasanya dibawakan oleh
6-8 pria gagah berani dengan pakaian serba hitam, dengan muka dipoles warna
merah. Para penari ini menggambarkan sosok singa yang pemberani. Berikutnya
adalah tarian yang dibawakan oleh 6-8 gadis yang menaiki kuda. Pada reog
tradisionil, penari ini biasanya diperankan oleh penari laki-laki yang berpakaian
wanita. Tarian ini dinamakan tari jaran kepang, yang harus dibedakan dengan seni
tari lain yaitu tari kuda lumping. Tarian pembukaan lainnya jika ada biasanya
berupa tarian oleh anak kecil yang membawakan adegan lucu.

Setelah tarian pembukaan selesai, baru ditampilkan adegan inti yang isinya
bergantung kondisi dimana seni reog ditampilkan. Jika berhubungan dengan
pernikahan maka yang ditampilkan adalah adegan percintaan. Untuk hajatan
khitanan atau sunatan, biasanya cerita pendekar,
Adegan dalam seni reog biasanya tidak mengikuti skenario yang tersusun rapi.
Disini selalu ada interaksi antara pemain dan dalang (biasanya pemimpin
rombongan) dan kadang-kadang dengan penonton. Terkadang seorang pemain
yang sedang pentas dapat digantikan oleh pemain lain bila pemain tersebut
kelelahan. Yang lebih dipentingkan dalam pementasan seni reog adalah
memberikan kepuasan kepada penontonnya.
Adegan terakhir adalah singa barong, dimana pelaku memakai topeng berbentuk
kepala singa dengan mahkota yang terbuat dari bulu burung merak. Berat topeng
ini bisa mencapai 50-60 kg. Topeng yang berat ini dibawa oleh penarinya dengan
gigi. Kemampuan untuk membawakan topeng ini selain diperoleh dengan latihan
yang berat, juga dipercaya diproleh dengan latihan spiritual seperti puasa dan tapa.

Kontroversi
Tarian Reog Ponorogo yang ditarikan di Malaysia dinamakan Tari Barongan[5].
Deskripsi akan tarian ini ditampilkan dalam situs resmi Kementrian Kebudayaan
Kesenian dan Warisan Malaysia. Tarian ini juga menggunakan topeng dadak merak,
topeng berkepala harimau yang di atasnya terdapat bulu-bulu merak, yang
merupakan asli buatan pengrajin Ponorogo [6]. Permasalahan lainnya yang timbul
adalah ketika ditarikan, pada reog ini ditempelkan tulisan "Malaysia" [7] dan diaku
menjadi warisan Melayu dari Batu Pahat Johor dan Selangor Malaysia - dan hal ini
sedang diteliti lebih lanjut oleh pemerintah Indonesia. [8]. Hal ini memicu protes
dari berbagai pihak di Indonesia, termasuk seniman Reog asal Ponorogo yang
berkata bahwa hak cipta kesenian Reog dicatatkan dengan nomor 026377
tertanggal 11 Februari 2004 dan diketahui langsung oleh Menteri Hukum dan HAM
Republik Indonesia [8]. Ribuan Seniman Reog pun menggelar demo di depan
Kedutaan Malaysia [9]. Berlawanan dengan foto yang dicantumkan di situs
kebudayaan, dimana dadak merak dari versi Reog Ponorogo ditarikan dengan
tulisan "Malaysia" [10], Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Zainal Abidin
Muhammad Zain pada akhir November 2007 kemudian menyatakan bahwa
"Pemerintah Malaysia tidak pernah mengklaim Reog Ponorogo sebagai budaya asli
negara itu. Reog yang disebut “barongan” di Malaysia dapat dijumpai di Johor

BaLi
Kecak
Spoiler untuk Tari Kecak : Kecak (pelafalan: /'ke.tʃak/, secara kasar
"KEH-chahk", pengejaan alternatif: Ketjak, Ketjack, dan Ketiak), adalah pertunjukan
seni khas Bali yang diciptakan pada tahun 1930-an dan dimainkan terutama oleh
laki-laki. Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki
yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak" dan
mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera
membantu Rama melawan Rahwana. Namun demikian, Kecak berasal dari ritual
sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak
sadar[1], melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian
menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.
Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kain kotak-kotak seperti
papan catur melingkari pinggang mereka. Selain para penari itu, ada pula para
penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti Rama, Shinta,
Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa.
Lagu tari Kecak diambil dari ritual tarian sanghyang. Selain itu, tidak digunakan alat
musik. Hanya digunakan kincringan yang dikenakan pada kaki penari yang
memerankan tokoh-tokoh Ramayana.
Sekitar tahun 1930-an Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter
Spies menciptakan tari Kecak berdasarkan tradisi Sanghyang dan bagian-bagian
kisah Ramayana. Wayan Limbak mempopulerkan tari ini saat berkeliling dunia
bersama rombongan penari Bali-nya.

ACeH

- Tari SaMan Spoiler untuk Tari Saman :
Tari Saman adalah salah satu tarian daerah Aceh yang paling terkenal saat
ini. Tarian ini berasal dari dataran tinggi Gayo. Syair saman mempergunakan
bahasa Arab dan bahasa Aceh. Pada masa lalu, Tari Saman biasanya
ditampilkan untuk merayakan peristiwa - peristiwa penting dalam adat dan
masyarakat Aceh. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk
merayakan kelahiran Nabi Muhammad. Pada kenyataannya nama "Saman"
diperoleh dari salah satu ulama besar Aceh, Syech Saman.
Tari Saman biasanya ditampilkan menggunakan iringan alat musik, berupa
gendang dan menggunakan suara dari para penari dan tepuk tangan mereka
yang biasanya dikombinasikan dengan memukul dada dan pangkal paha
mereka sebagai sinkronisasi dan menghempaskan badan ke berbagai arah.
Tarian ini dipandu oleh seorang pemimpin yang lazimnya disebut Syech.
Karena keseragaman formasi dan ketepatan waktu adalah suatu keharusan
dalam menampilkan tarian ini, maka para penari dituntut untuk memiliki
konsentrasi yang tinggi dan latihan yang serius agar dapat tampil dengan
sempurna. Tarian ini dilakukan secara berkelompok, sambil bernyanyi dengan
posisi duduk

artikel Tari Tradisional sumber: http://mega09610250.student.umm.ac.id/

posting menarik lainnya :
Aug 03, 2012
Bila mengamati perkembangan seni pertunjukan di Jawa Barat, terutama pertunjukan tari-tarian yang digunakan sebagai sarana pertunjukan atau sajian estetis, agaknya lebih berkembang di kalangan ménak, sedangkan ...
Aug 03, 2012
Berbeda dengan ketoprak yang menceritakan kehidupan istana, ludruk menceritakan kehidupan sehari-hari rakyat jelata, yang seringkali dibumbui dengan humor dan kritik sosial, dan umumnya dibuka dengan Tari Remo ...
May 28, 2012
Berikut adalah kumpulan poto atau foto tari jaipong kesenian khas sunda. FOTO-FOTO ATAU GAMBAR KEAJAIBAN DUNIA. Kali ini saya mu share berbagai FOTO-FOTO ATAU GAMBAR KEAJAIBAN DUNIA yang hampir ...
Jun 08, 2012
Iswan kemudian membeli sebuah sepeda motor jenis Honda Blade Repsol secara tunai hanya ... 7 juta untuk pembelian sepeda motor jenis Honda Vario,” Bahkan dari penuturan Tamrin juga ... 15:03 - Soal Klaim Tari Tor ...

Kamis, 09 Agustus 2012

Modifikasi Honda Tiger

Modifikasi Honda Tiger bagi anda yang memiliki Honda Tiger adalah hal yang sahabat idamkan siapa yang gak mau nungga Honda Tiger yang sudah mengalami Modifikasi Honda Tiger baik modifikasi secara visual saja ataupun sampe nekad Orek-orek mesin, pengapian dan karbu biar tarikannya tambah mantap.. tapi hati-hati sahabat jangan kebut-kebutan Cintai Nyawa Orang lain dan nyawa sahabat sendiri

Atau bagi sahabat yang bia memakai Honda Tiger STD dan mau mencoba untuk Modifikasi Honda Tiger anda tapi masih bingung diapain tuh Honda Tiger biar tampil keren dan enak buat dipake, pepatah bilang enak diliat enak dipake jadinya unyu-unyu hehehe

Dalam postingan kali ini saya mau Share  Modifikasi Honda Tiger , supaya sahabat tidak kebingungan saat mau modif tuh honda tiger ,  dan bisa dijadikan sumber infiratif ide-ide untuk Modifikasi Honda Tiger anda

Berikut Foto dan Gambar Modifikasi Honda Tiger

Modifikasi Honda Tiger

Pesan Sponsor :

Modifikasi Honda Tiger

Modifikasi Honda Tiger

Modifikasi Honda Tiger

Modifikasi Honda Tiger

Modifikasi Honda Tiger

Modifikasi Honda Tiger

 Gimana Modifikasi Honda Tiger keren-keren gan .... semoga ada manfaatnya

Posting menarik lainnya :
MODIFIKASI HONDA BEAT
HONDA BEAT 2012
HONDA PCX 150
MODIFIKASI HONDA PCX


Galau artinya

Teman-teman semua, terutama yang masih ABG pasti sudah tak asing lagi dengan istilah galau. Mungkin sering mendengar temannya, atau lihat di status facebook teman. Namun, apakah benar-benar tahu maksud atau pengertian GALAU tersebut?
Karena penggunaan kata galau dalam beberapa kalimat seakan mempunyai arti yang berbeda-beda sehingga membikin ambigu.
Contoh, lihatlah kalimat berikut :
1. Lagi galau nih biar unyu
2. Pergi ke kebun ah buat ngilangin galau
3. Galau deh lihat orang pacaran
4. makan dulu ah biar gak galau
Bagaimana, merasa bingung khan sebenarnya apa sih makna atau <strong>arti kata galau</strong> yang sebenarnya? Hehe.
Saya pun sebelumnya penasaran banget apa sih yang dimaksud galau itu, akhirnya menemukan bahwa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) istilah galau berarti ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau.
source: http://www.google.co.id/tanya/thread?tid=4aa010644ca26e5c&pli=1

ciri pleci jantan


CIRI PLECI JANTAN bagi pecinta burung pleci sudah sepatutnya mengetahui, jangan sampe dah pelihara burung pleci tanpa tau

CIRI PLECI JANTANtar rumahnya malah sepi ga ada burung berkicau dikarenakn malah beli burung pleci betina.
pleci jantan

Pesan Sponsor :
CIRI PLECI JANTAN adalah sebagai berikut
1. PLECI JANTAN Mempunyai lingkar mata yang tebal dan tajam serta tidak putus-putus. Warna hijau pada bulunya terlihat lebih tajam dan jelas, juga dapat dibedakan melalui kloaka dan duburnya dengan cara ditiup, kalau lebih menonjol berarti jantan
2. PLECI JANTAN Paruhnya lebih panjang dan tebal dari betina
3. PLECI JANTAN mempunyai Kepala lebih besar dari betina
4. PLECI JANTAN Postur badan lebih panjang proporsional dibandingkan betina

selanjutnya yang harus diperhatikan dalam memilih burung pleci yang baik sebagai berikut:
  1. •    burung pleci tersebut bergerak lincah dan agresif,
  2. •    secara fisik burung tidak cacat,
  3. •    postur badan sedang dengan panjang proporsional,
  4. •    bulu kering,
  5. •    penampilan bulunya rapi dan tidak kusam,
  6. •    sayap mengepit rapat dan simetris,
  7. •    kepala lebih besar dengan leher panjang padat berisi,
  8. •    pangkal paruh lebar,
  9. •    paruh tebal panjang selaras dengan lebar pangkal paruh,
  10. •    kaki kering dan mencengkeram kuat pada tangkringan.
semoga artikel CIRI PLECI JANTAN ada manfaatnya
    referensi : http://www.hobiburung.com  -  www.peliharaan.web.id

    asal usul tokoh wayang arjuna

    Raden arjhuna adalah putra ketiga dari pasangan Dewi Kunti dan Prabu Pandu atau sering disebut dengan ksatria Panengah Pandawa. Seperti yang lainnya, Arjuna pun sesungguhnya bukan putra Pandu, namun ia adalah putra dari Dewi Kunti dan Batara Indra. Dalam kehidupan orang jawa, Arjuna adalah perlambang manusia yang berilmu tingga namun ragu dalam bertindak. Hal ini nampak jelas sekali saat ia kehilangan semangat saat akan menghadapi saudara sepupu, dan guru-gurunya di medan Kurusetra. Keburukan dari Arjuna adalah sifat sombongnya. Karena merasa tangguh dan juga tampan, pada saat mudannya ia menjadi sedikit sombong.
    Arjuna memiliki dasanama sebagai berikut : Herjuna, Jahnawi, Sang Jisnu, Permadi sebagai nama Arjuna saat muda, Pamade, Panduputra dan Pandusiwi karena merupakan putra dari Pandu, Kuntadi karena punya panah pusaka, Palguna karena pandai mengukur kekuatan lawan, Danajaya karena tidak mementingkan harta, Prabu Kariti saat bertahta menjadi raja di kayangan Tejamaya setelah berhasil membunuh Prabu Niwatakaca, Margana karena dapat terbang tanpa sayap, Parta yang berarti berbudi luhur dan sentosa, Parantapa karena tekun bertapa, Kuruprawira dan Kurusatama karena ia adalah pahlawan di dalam baratayuda, Mahabahu karena memiliki tubuh kecil tetapi kekuatannya besar, Danasmara karena tidak pernah menolak cinta manapun, Gudakesa, Kritin, Kaliti, Kumbawali, Kumbayali, Kumbang Ali-Ali, Kuntiputra, Kurusreta, Anaga, Barata, Baratasatama, Jlamprong yang berarti bulu merak adalah panggilan kesayangan Werkudara untuk Arjuna, Siwil karena berjari enam adalah panggilan dari Prabu Kresna, Suparta, Wibaksu, Tohjali, Pritasuta, Pritaputra, Indratanaya dan Indraputra karena merupakan putra dari Batara Indra, dan Ciptaning dan Mintaraga adalah nama yang digunakan saat bertapa di gunung Indrakila. Arjuna sendiri berarti putih atau bening.
    Pada saat lahir, sukma Arjuna yang berwujud cahaya yang keluar dari rahim ibunya dan naik ke kayangan Kawidaren tempat para bidadari. Semua bidadari yang ada jatuh cinta pada sukma Arjuna tersebut yang bernama Wiji Mulya. Kegemparan tersebut menimbulkan kemarahan para dewa yang lalu menyerangnya. Cahaya yang samar samar tersebut lalu berubah menjadi sesosok manusia tampan yang berpakaian sederhana.
    Hilangnya sukma Arjuna dari tubuh Dewi Kunthi menyebabkan kesedihan bagi Prabu Pandu. Atas nasehat Semar, Pandu lalu naik ke kayangan dan meminta kembali putranya setelah diberi wejangan oleh Batara Guru.
    Sejak muda, Arjuna sudah gemar menuntut ilmu. Ia menuntut ilmu pada siapapun. Menurutnya lingkungan masyarakat adalah gudang dari ilmu. Guru-gurunya antara lain adalah Resi Drona, dari Resi Dona ia mendapat senjata ampuh yang bernama panah Cundamanik dan Arya Sengkali, yang kedua adalah Begawan Krepa, Begawan Kesawasidi, Resi Padmanaba, dan banyak pertapa sakti lainnya. Dalam kisah Mahabarata, Arjuna berguru pada Ramaparasu, namun dalam kisah pewayangan, hal tersebut hampit tidak pernah disinggung.
    Dalam pewayangan diceritakan bahwa Arjuna memiliki lebih dari 40 orang istri namun hanya beberapa saja yang terkenal dan sering di singgung dalam pedalangan. Istri-istri Arjuna adalah sebagai berikut :
    - Endang Jimambang berputra Bambang Kumaladewa dan Bambang Kumalasekti
    - Dewi Palupi atau Dewi Ulupi berputra Bambang Irawan
    - Dewi Wara Sumbadra berputra Raden Angkawijaya atau Raden Abimanyu.
    - Dewi Srikandi tidak berputra
    - Dewi Ratri berputra Bambang Wijanarka
    - Dewi Dresnala berputra Bambang Wisanggeni
    - Dewi Juwitaningrat berputra Bambang Senggoto yang beujud raksasa
    - Endang Manuhara berputri Dewi Pregiwa dan Dewi Manuwati
    - Dewi Banowati berputri Endang Pergiwati (diasuh oleh Endang Manuhara)
    - Dewi Larasati berputra Bambang Sumitra dan Bambang Brantalaras
    - Dewi Gandawati berputra Bambang Gandakusuma
    - Endang Sabekti berputra Bambang Priyembada
    - Dewi Antakawulan berputra Bambang Antakadewa
    - Dewi Supraba berputra Bambang Prabakusuma
    - Dewi Wilutama berputra Bambang Wilugangga
    - Dewi Warsiki tidak diketahui putranya
    - Dewi Surendra tidak diketahui putranya
    - Dewi Gagarmayang tidak diketahui putranya
    - Dewi Tunjungbiru tidak diketahui putranya
    - Dewi Leng-Leng Mulat tidak diketahui putranya
    - Dewi Citranggada berputra Bambang Babruwahana
    - Dewi Lestari tidak berputra
    - Dewi Larawangen tidak berputra
    - Endang Retno Kasimpar tidak berputra
    - Dewi Citrahoyi tidak berputra
    - Dewi Manukhara tidak berputra
    Banyaknya istri yang dimiliki Arjuna ini dalam cerita pewayangan bukanlah merupakan gambaran seseorang yang serakah istri atau mata keranjang, namun gambaran bahwa Arjuna dapat menerima dan diterima oleh semua golongan.
    Ketika muda, Arjuna pernah ingin memperistri Dewi Anggraini, istri Prabu Ekalaya atau juga sering disebut Prabu Palgunadi dari kerajaan Paranggelung. Saat itu Arjuna yang ingin memaksakan kehendaknya mengakibatkan Dewi Anggraini bunuh diri karena ia hanya setia pada suaminya. Prabu Ekalaya yang mengetahui hal itu menantang Arjuna, namun kehebatan Prabu Ekalaya ternyata lebih dari Arjuna. Arjuna lalu mengadu pada Drona. Ia beranggapan gurunya telah ingkar janji dengan pernah menyebutkan tidak akan pernah mengajari memanah kepada siapapun selain Arjuna. Resi Drona lalu pergi kepada Prabu Ekalaya. Prabu Ekalaya memang adalah penggemar dari Resi Drona, namun karena ia tak dapat berguru secara langsung, ia menciptakan arca Drona di istananya untuk diajak bicara dadn berlatih. Oleh Drona hal tersebut dianggap sebagai suatu hal terlarang dengan memasang arcanya di sana. Maka sebagai gantinya Resi Drona lalu meminta Cincin Mustika Ampal yang telah tertanam di ibu jari Prabu Ekalaya. Oleh drona jari tersebut lalu dipotong lalu di tempelkan pada jari Arjuna. Sejak itulah Arjuna memiliki enam jari pada tangan kanannya. Hal ini dalam bahasa Jawa disebut siwil. Saat bertemu dengan Arjuna lagi, Prabu Ekalaya kalah. Saat itu ia menyadari bahwa ia telah diperdaya, maka sebelum mati ia berkata akan membalas dendam pada Drona kelak dalam Perang Baratayuda.
    Arjuna memiliki banyak sekali senjata dan aji-aji.Senjata-senjata Arjuna antara lain adalah Panah Gendewa dari Batara Agni setelah ia membantu Batara Agni melawan Batar Indra dengan membakar Hutan Kandawa, Panah Pasopati dari Kirata, seorang pemburu jelmaan Batara Guru, sebelum Arjuna membunuh Niwatakaca, Mahkota Emas dan berlian dari Batara Indra, setelah ia mengalahkan Prabu Niwatakaca dan menjadi Raja para bidadari selama tujuh hari, keris Pulanggeni, keris Kalanadah yang berasal dari taring Batara Kala, Panah Sarotama, Panah Ardadali, Panah Cundamanik, Panah Brahmasirah, Panah Angenyastra, dan Arya Sengkali, keempatnya dari Resi Drona, Minyak Jayangketon dari Begawan Wilawuk, mertuanya, pusaka Mercujiwa, panah Brahmasirah, cambuk kyai Pamuk, panah Mergading dan banyak lagi. Selain itu aji-aji yang dimiliki Arjuna adalah sebagai berikut :
    - Aji Panglimunan/Kemayan : dapat menghilang
    - Aji Sepiangin : dapat berjalan tanpa jejak
    - Aji Tunggengmaya : dapat mencipta sumber air
    - Aji Mayabumi : dapat meperbesar wibawa dalam pertempuran
    - Aji Mundri/Maundri/Pangatep-atep : dapat menambah berat tubuh
    - Aji Pengasihan : menjadi dikasihi sesama
    - Aji Asmaracipta : menambah kemampuan olah pikir
    - Aji Asmaratantra : menambah kekuatan dalam perang
    - Aji Asmarasedya : manambah keteguhan hati dalam perang
    - Aji Asmaraturida : meanmbah kekuatan dalam olah rasa
    - Aji Asmaragama : menambah kemampuan berolah asmara
    - Aji Anima : dapat menjadi kecil hingga tak dapat dilihat
    - Aji Lakuna : menjadi ringan dan dapat melayang
    - Aji Prapki : sampai tujuan yang diinginkan dalam sekejap mata
    - Aji Matima/Sempaliputri : dapat mengubah wujudnya.
    - Aji Kamawersita : dapat perkasa dalam olah asmara
    Arjuna pernah membantu Demang Sagotra rukun dengan istrinya saat ia mencari nasi bungkus untuk Nakula dan Sadewa setelah peristiwa Balesigala-gala. Konon hal ini yang membuat Demang Sagotra rela menjadi tawur kemenangan Pandawa kelak dalam Perang Baratayuda Jayabinangun.
    Setelah Pandawa dihadiahi hutan Kandaprasta yang terkenal angker, Arjuna bertemu dengan Begawan Wilawuk yang sedang mencarikan pria yang diimpikan putrinya. Saat itu Begawan Wilawuk yang berujud raksasa membawa Arjuna dan menikahkannya dengan putrinya, Dewi Jimambang. Konon ini adalah istri pertama dari Arjuna. Dari mertuanya, ia mendapat warisan minyak Jayangketon yang berhasiat dapat melihat makhluk halus jika dioleskan di pelupuk mata. Minyak ini berjasa besar bagi para Pandawa yang saat itu berhadapan dengan Jin Yudistira dan saudara-saudaranya yang tak dapat dilihat mata biasa. Saat itu pulalah Arjuna dapat mengalahkan Jin Dananjaya dari wilayah Madukara. Jin Danajaya lalu merasuk dalam tubuh Arjuna. Selain mendapat nama Dananjaya, Arjuna juga memperoleh wilayah kesatrian di Madukara dengan Patih Suroto sebagai patihnya.
    Saat menjadi buangan selama 12 tahun di hutan setelah Puntadewa kalah dalam permainan dadu Arjuna pernah pergi untuk bertapa di gunung Indrakila dengan nama Begawan Mintaraga. Dia saat yang sama Prabu Niwatakaca dari kerajaan Manimantaka yang meminta Dewi Supraba yang akan dijadikan istrinya. Saat itu tak ada seorang dewapun yang dapat menandingi kehebatan Prabu Niwatakaca dan Patihnya Ditya Mamangmurka. Menurut para dewa, hanya Arjunalah yang sanggup menaklukan raja raksasa tersebut. Batara Indra lalu mengirim tujuh bidadari untuk memberhentikan tapa dari Begawan Mintaraga. Ketujuh bidadari tersebut adalah Dewi Supraba sendiri, Dewi Wilutama, Dewi Leng-leng Mulat, Dewi Tunjungbiru, Dewi Warsiki, Dewi Gagarmayang dan Dewi Surendra. Tetapi ketujuh bidadari tersebut tetap saja tidak berhasil menggerakkan sang pertapa dari tempat duduknya. Setelah ketujuh bidadari tersebut kembali ke kayangan dan melaporkan kegagalannya, tiba-tiba munculah seorang raksasa besar yang mengobrak-abrik gunung Indrakila. Oleh Ciptaning, Buta tersebut di sumpah menjadi seekor babi hutan. Lalu babi hutan tersebut dipanahnya. Disaat yang bersamaan panah seorang pemburu yang bernama Keratapura. Setelah melalui perdebatan panjang dan perkelahian, ternyata Arjuna kalah. Arjuna lalu sadar bahwa yang dihadapinya tersebut adalah Sang Hyang Siwa atau Batara Guru. Ia lalu menyembah Batara Guru. Oleh Bataar Guru Arjuna diberi panah Pasopati dan diminta mengalahkan Prabu Niwatakaca.
    Ternyata mengalahkan Prabu Niwatakaca tidak semudah yang dibayangkan. Arjuna lalu meminta bantuan Batari Supraba. Dengan datangnya Dewi Supraba ke tempat kediaman Prabu Niwatakaca, membuat sang Prabu sangat senang karena ia memang telah keseng-sem dengan sang dewi. Prabu Niwatakaca yang telah lupa daratan tersebut menjawab semua pertanyaan Dewi Supraba, sedang Arjuna bersembunyi di dalam gelungnya. Pertanyaan tersebut diantaranya adalah dimana letak kelemahan Prabu Niwatakaca, sang Prabu dengan tenang menjawab, kelemahannya ada di lidah. Seketika itu Arjuna muncul dan melawan Prabu Niwatakaca. Karena merasa di permainkan, Prabu Niwatakaca membanting Arjuna dan mengamuk sejadi-jadinya. Saat itu Arjuna hanya berpura-pura mati. Ketika Niwatakaca tertawa dan sesumbar akan kekuatannya, Arjuna lalu melepaskan panah Pasopatinya tepat kedalam mulut sang prabu dan tewaslah Niwatakaca.
    Arjuna lalu diangkat menjadi raja di kayangan Tejamaya, tempat para bidadari selama tujuh hari (satu bulan di kayangan = satu hari di dunia). Arjuna juga boleh memilih 40 orang bidadari untuk menjadi istrinya dimana ketujuh bidadari yang menggodanya juga termasuk dalam ke-40 bidadari tersebut dan juga Dewi Dresnala, Putri Batara Brahma. Selain itu Arjuna juga mendapat mahkota emas berlian dari Batara Indra, panah Ardadali dari Batara Kuwera, dan banyak lagi. Arjuna juga diberi kesempatan untuk mengajukan suatu permintaan. Permintaan Arjuna tersebut adalah agar Pandawa jaya dalam perang Baratayuda. Hal ini menimbulkan kritik keras dari Semar yang merupakan pamong Arjuna yang menganggap Arjuna kurang bijaksana. Menurut Semar, Arjuna seharusnya tidak egois dengan memikirkan diri sendiri dan tidak memikirkan keturunan Pandawa lainnya. Dan memang benar, kesemua Putra Pandawa yang terlibat dalam Perang Baratayuda tewas.
    Di saat Arjuna sedang duduk-duduk tiba-tiba datanglah Dewi Uruwasi. Dewi Uruwasi yang telah jatuh cinta terhadap Arjuna meminta dijadikan istrinya. Arjuna menolak secara halus, namun Dewi Uruwasi yang sudah buta karena cinta tetap mendesak. Karena Arjuan tetap menolak, Dewi Uruwasi mengutuknya akan menjadi banci kelak. Arjuna yang sedih dengan kutukan tersebut dihibur Batara Indra. Menurut Batara Indra hal tersebut akan berguna kelak dan tak perlu disesali.Setelah kembali dari Kayangan, Arjuna dan saudara-saudaranya harus menyamar di negri Wirata. Dan disinilah kutukan Dewi Uruwasi berguna. Arjuna lalu menjadi guru tari dan kesenian, dan menjadi banci yang bernama Kendri Wrehatnala. Di akhir penyamarannya, Arjuna kembali menjadi seorang ksatria dan mengusir para kurawa yang ingin mnghancurkan kerajaan Wirata. Arjuna lalu akan dikawinkan dengan Dewi Utari namun Arjuna meminta agar Dewi Utari dikawinkan dengan putranya yaitu Raden Abimanyu.
    Kendati Arjuna adalah seorang berbudi luhur namun ia tetap tidak dapat luput dari kesalahan. Hal ini menyangkut hal pilih kasih. Saat putranya Bambang Sumitra akan menikah dengan Dewi Asmarawati, Arjuna terlihat acuh tak acuh. Oleh Semar, lalu acara tersebut diambil alih sehingga pesta tersebut berlangsung dengan sangat meriah dengan mengadirkan dewa-dewa dan dewi-dewi dari kayangan. Arjuna kemudian sadar akan kekhilafannya dalam hal pilih-pilih kasih. Suatu pelajaran yang dapat dipetik disini adalah sebagai orang tua hendaknya tidak memilih-milih kasih pada anak-anaknya.
    Dalam perang Baratayuda Arjuna menjadi senopati Agung Pandawa yang berhasil membunuh banyak satriya Kurawa dan juga senotapi-senopati lainnya. Yang tewas di tangan Arjuna antara lain Raden Jayadrata yang telah membunuh putra kesayangannya yaitu Abimanyu, Prabu Bogadenta, Raden Citraksa, Raden Citraksi, Raden Burisrawa, dan Adipati Karna.
    Masih dalam Baratayuda, Arjuna yang baru saja kehilangan putra kesayangannya menjadi kehilangan semangat, ditambah lagi guru dan saudara-saudaranya satu-persatu gugur di medan Kurusetra. Prabu Kresna lalu memberi nasihat bahwa dalam perang itu tidak ada kawan-lawan, kakak-adik ataupun guru-murid semuanya adalah takdir dan harus dijalani. Ajaran ini dikenal dengan nama Bagawat Gita. Yang membuat semangat ksatria penengah pandawa tersebut kembali menyala saat akan berhadapan dengan Adipati Karna, saudara tua seibu.
    Setelah Perang Baratayuda berakhir, Dewi Banowati yang memang telah lama berselingkuh dengan Arjuna kemudian diperistrinya. Sebelumnya Arjuna telah memiliki seorang putri dari Dewi Banowati. Di saat yang sama Prabu Duryudana yang mulai curiga dengan hubungan istrinya dan Arjuna lalu berkata bahwa jika yang lahir bayi perempuan, itu adalah putri dari Arjuna dan Banowati akan diusir tetapi jika itu laki-laki maka itu adalah putranya. Saat bayi tersebut lahir ternyata adalah seorang perempuan. Banowati sangat panik akan hal itu. Namun atas pertolongan Kresna, bayi tersebut ditukar sebelum Prabu Duryudana melihatnya. Bayi perempuan yang lalu diasuh oleh Dewi Manuhara, istri Arjuna yang lain kemudian di beri nama Endang Pergiwati. Karena kelahirannya hampir sama dengan putri Dewi Manuhara yang bernama Endang Pergiwa, lalu keduanya di aku kembar. Sedang untuk putra dari Dewi Banowati dan Prabu Duryudana, Prabu Kresna mengambil seorang anak gandrawa dan diberi nama Lesmana Mandrakumara. Karena ia adalah anak gandrawa yang dipuja menjadi manusia, maka Lesmana Mandrakumara memiliki perwatakan yang cengeng dan agak tolol. Malang bagi Dewi Banowati, pada malam ia sedang mengasuh Parikesit, ia dibunuh oleh Aswatama yang bersekongkol dengan Kartamarma dan Resi Krepa untuk membunuh Parikesit yang masih Bayi. Dihari yang sama Dewi Srikandi, dan Pancawala juga dibunuh saat sedang tidur. Untunglah bayi parikesit yang menangis lalu menendang senjata Pasopati yang di taruh Arjuna di dekatnya dan membunuh Aswatama.
    Arjuna yang sedang sedih karena Banowati telah dibunuh bersama Dewi Srikandi lalu mencari seorang putri yang mirip dengan Dewi Banowati. Putri tersebut adalah Dewi Citrahoyi, istri Prabu Arjunapati yang juga murid dari prabu Kresna. Prabu Kresna yang tanggap akan hal itu lalu meminta Prabu Arjunapati menyerahkan istrinya pada Arjuna. Prabu Arjunapati yang tersinggung akan hal itu menantang Prabu Kresna berperang dan dalam pertempuran itu Prabu Arjunapati gugur sampyuh dengan Patih Udawa dan Dewi Citrahoyi lalu menjadi istri Arjuna.
    Setelah penguburan para pahlawan yang gugur dalam perang Baratayuda dan pengangkatan Prabu Puntadewa menjadi raja Astina dengan gelar Prabu Kalimataya, Arjuna melaksanakan amanat kakaknya dengan mengadakan Sesaji Korban Kuda atau disebut Sesaji Aswameda. Arjuna yang diiringi sepasukan tentara Astina lalu mengikuti seekor kuda kemanapun kuda itu berjalan dan kerajaan-kerajaan yang dilewati kuda tersebut harus tunduk pada Astina, jika tidak Arjuna dan pasukannya akan menyerang kerajaan tersebut. Semua kerajaan yang dilewati kuda tersebut ternyata dapat dikalahkan. Arjuna lalu kembali ke Astina dan akhir hidupnya diceritakan mati moksa dengan keempat saudaranya dan Dewi Drupadi.
    Dalam pewayangan gaya Yogyakarta, Arjuna memiliki beberapa wanda yaitu wanda Jenggleng, wanda Yudasmara, wanda Kinanthi, dan wanda Jangkung. SOURCE : http://celotehdjaeman.wordpress.com

    ular terbesar dan terpanjang di dunia

    ular terbesar dan terpanjang di dunia Anaconda adalah ular besar dari Amerika Selatan yang termasuk keluarga (family) boa constrictor.
    Ular Terbesar Dunia Anaconda merupakan ular terbesar dan paling kuat di dunia.
    ular terbesar dan terpanjang di dunia Anaconda termasuk dalam genus Eunectes yang dalam bahasa Latin berarti ‘perenang yang baik’.
    Ular ini tidak berbisa dan memiliki berbagai warna seperti coklat, hijau zaitun, kuning pucat, keabu-abuan coklat, dan memiliki bintik-bintik besar oval berwarna hitam di punggungnya.
    Ular Terbesar Dunia Anaconda merupakan penghuni sungai-sungai di Brazil dan Guinea dan juga ditemukan di hutan hujan Amazon.
    Habitat ular terbesar dan terpanjang di dunia Anaconda adalah rawa-rawa dan sungai-sungai tropis di Amerika Selatan.
    Ular Terbesar Dunia

    Ular Terbesar Dunia

    Klasifikasi ular terbesar dan terpanjang di dunia Anaconda
    Sebelum sampai pada fakta mengenai anaconda, berikut adalah klasifikasi reptil raksasa ini.
    • Kerajaan: Animalia
    • Filum: Chordata
    • Kelas: Reptilia
    • Ordo: Squamata
    • Subordo: Serpentes
    • Keluarga: Boidae
    • Genus: Eunectes
    • Spesies: Eunectes deschauenseei, Eunectes notaeus, Eunectes beniensis, Eunectes murinus
    Fakta tentang Ular Terbesar Dunia Anaconda
    Berikut adalah fakta-fakta tentang ular terberat dan terpanjang di dunia ini.
    1. Meskipun asal nama anaconda tidak diketahui, sebagian orang percaya bahwa anaconda berasal dari Sinhala (bahasa Sri Lanka) ‘henakandeya’ yang berarti ‘sesuatu dengan tubuh besar’.
    Sebagian lain percaya anaconda diambil dari bahasa Tamil ‘anaikondran’ yang berarti ‘pembunuh gajah’.
    2. Anacondas juga dikenal di Amerika Selatan dengan nama lokal seperti matatoro (istilah bahasa Spanyol yang berarti ‘pembunuh banteng), serta yakumama dan sucuri.
    3. Dari empat jenis anaconda, yaitu anaconda berbintik gelap, anaconda kuning, anaconda hijau, dan anaconda Bolivia, anaconda terbesar yang pernah ditemukan adalah anaconda hijau.
    4. Anaconda hijau dewasa bisa mencapai berat hingga 227 kilogram dengan panjang 9 meter.
    5. Nama biologis dari anaconda hijau adalah Eunectes murinus, diambil dari kata Eunectes yang berarti ‘perenang yang baik’ dan murinus yang berarti ‘yang berburu tikus’.
    6. Makanan utama anaconda adalah tikus, katak, kura-kura, babi, rusa, dll. Anaconda membunuh mangsa dengan melilitnya hingga mati kemudian langsung menelannya utuh.
    Anaconda mencerna makanan dengan sangat lambat sehingga bisa bertahan tanpa makanan hingga satu tahun setelah memakan mangsa yang besar.
    7. Anaconda betina berukuran lebih besar dari yang jantan. Anaconda betina melahirkan anak (tidak bertelur). Anaconda betina bisa melahirkan sekitar 25 sampai 30 anak sekaligus.
    8. Karena rahang yang tidak memiliki ‘engsel’, anaconda bisa menelan hewan besar seperti jaguar. Anaconda bisa makan sampai 20 kilogram sehari. Sehabis memakan mangsa yang besar, anaconda mampu bertahan hidup tanpa makan selama beberapa minggu bahkan beberapa bulan.
    9. Sebagai perenang yang baik, anaconda lebih memilih tinggal di dekat air. Karena lubang hidung dan mata terletak di bagian atas kepala, ular terbesar dan terpanjang di dunia Anaconda berenang dengan semua tubuh terendam air sehingga sulit diketahui oleh mangsanya.
    10. Anacondas hampir tidak meninggalkan jejak saat bergerak di daratan. Mereka juga menghabiskan sebagian besar waktu di air. Hal ini membuat sulit bagi para ilmuwan untuk menemukannya dan melakukan penelitian

    demikian artikel ular terbesar dan terpanjang di dunia semoga ada manfaatnya
     
    source :http://nusantaranews.wordpress.com

    Rumus Excel If

    RUMUS EXCEL IF adalah salah satu dari banyak sekali fungsi dalam MS Excel yang bertujuan
    “mengenali” paling tidak 2 (dua) buah kondisi. Kondisi pertama adalah kondisi true. Apa
    itu kondisi true? Yaitu, jika kondisi yang dimaksudkan oleh user terpenuhi. Kondisi
    kedua adalah kondisi false, yaitu jika kondisi yang dimaksudkan oleh user tidak
    terpenuhi. Untuk mempermudah pengertiannya, berikut contohnya:

    image
    Di sini, kita memasukkan fungsi untuk 2 kondisi. Yang pertama adalah, jika sel
    A1 memiliki nilai yang lebih besar dari 50. Yang kedua, adalah jika sel A1 bernilai selain
    dari itu, yaitu 50 kebawah. Sekedar catatan, kondisi kedua ini sering disebut sebagai else.
    Dalam hal ini, ketika fungsi RUMUS EXCEL IF di jalankan, nilai yang dihasilkan adalah true, karena saam
    dengan kondisi yang telah “disebutkan” oleh user. Jika saja, sel A1 bernilai lebih kecil
    atau sama dengan 50, maka yang terjadi adalah kondisi false seperti di bawah:

    image
    RUMUS EXCEL IF Bercabang
    RUMUS EXCEL IF bercabang adalah fungsi IF dimana terdapat fungsi IF yang lainnya di dalam
    sebuah sebuah fungsi IF yang lain. Contoh, mengambil contoh dari sel A1 di atas, kita
    bisa membuat percabangan dari fungsi IF:
    · Jika angkanya adalah dibawah 30, maka yang akan ditampilkan oleh sel B1
    adalah “C”.
    · Jika angkanya adalah 31 – 60, maka yang akan ditampilkan oleh sel B1 adalah
    “B”.
    · Jika angkanya adalah 61 ke atas, maka yang akan ditampilkan oleh sel B1
    adalah “A”.
    Fungsi IF-nya ± sebagai berikut:
    =IF(A1<31,"C",IF(A1<61,"B",IF(A1>=61,"A","")))
    Penjelasan:
    · Bagian pertama: adalah jika bilangan di sel A1 adalah lebih kecil dari 31
    (yaitu 30 dan seterusnya ke bawah), maka nilai yang menjadi “output” dari sel
    B1 adalah huruf “C”.
    · Bagian kedua: jika bilangan yang berada di sel A1 bernilai kurang dari 61 (60
    sampai 31, karena untuk 30 ke bawah sudah ada dalam kondisi yang pertama),
    maka sel B1 menunjukkan huruf “B”.
    · Bagian ketiga: bilangan bernilai lebih besar atau sama dengan 61,maka yang
    di tunjukkan oleh sel B1 adalah huruf “C”.
    Berikut contohnya:
    image
    Satu hal yang bisa saya katakan dari fungsi – fungsi di Excel adalah: Anda bisa membuat
    fungsi – fungsi itu bekerja sesuai yang diharapkan. Menurut saya, yang paling penting
    adalah sintak (format penulisan) dari hasil yang ingin Anda peroleh. Sintak yang ditulis
    haruslah sintak dimana hasilnya dapat diterima oleh fungsi tersebut. Misalnya, dalam
    RUMUS EXCEL IF, nilai yang dapat diterima adalah true. Begitu juga fungsi – fungsi yang lainnya.
    Ok, saya menganggap Anda semua sudah mengerti bagaimana fungsi IF (dan IF
    bercabang), kita akan segera memasuki beberapa contoh dalam penggunaan IF dalam
    excel.
    Kasus I: Daftar Nilai Mahasiswa
    Dalam kasus pertama ini kita diminta membuat daftar nilai perorangan untuk mahasiswa.
    Formatnya kurang lebih seperti berikut:
    image
    Petunjuk:
    · Kolom Nilai, Mata Kuliah, baris Nama, Nomor Urut, Kelas, Fakultas dan Jurusan
    diisi manual.
    · Kolom Dalam Angka adalah merupakan tempat di mana nilai dari bentuk angka
    dikonversi ke dalam bentuk angka (semacam kredit dalam nilai mata kuliah). Kolom
    ini memiliki persyaratan sebagai berikut:
    1. Jika nilai di kolom Dalam Huruf adalah “E”, maka nilainya adalah 0 (nol)
    2. Jika nilai di kolom Dalam Huruf adalah “D”, maka nilainya adalah 1 (satu).
    3. Jika nilai di kolom Dalam Huruf adalah “C”, maka nilainya adalah 2 (dua).
    4. Jika nilai di kolom Dalam Huruf adalah “B”, maka nilainya adalah 3 (tiga).
    5. Jika nilai di kolom Dalam Huruf adalah “A”, maka nilainya adalah 4 (empat).
    · Baris Total adalah total dari nilai dalam angka.
    Penyelesaian:
    Kolom Dalam Huruf diisi rumus kurang lebih seperti berikut:
    =IF(C7<20,”E”,IF(C7<40,”D”,IF(C7<65,”C”,IF(C7<90,”B”,”A”))))
    Sedangkan kolom Dalam Angka diisi rumus seperti berikut:
    =IF(D7=”E”,0,IF(D7=”D”,1,IF(D7=”C”,2,IF(D7=”B”,3,4))))
    Hasilnya dapat dilihat seperti berikut:

    · Kolom Dalam Huruf berdasarkan ketentuan berikut:
    1. Jika nilai lebih kecil dari 20, maka nilainya adalah “E”
    2. Jika nilai 20 – 39, maka nilainya adalah “D”
    3. JIka nilainya 40 – 64, maka nilainya adalah “C”
    4. Jika nilainya 65 – 89, maka nilainya adalah “B”
    5. Jika nilainya 90 ke atas, maka nilainya adalah “A”
    image
    Kasus II: Penjualan Barang
    Misalnya saja UD. Setia Mandiri membuat sebuah form untuk menghitung
    penjualan mereka dan kemudian ditagihkan ke customer mereka. Contoh dari form yang
    mereka gunakan adalah sebagai berikut:
    image
    Dari contoh tersebut, perusahaan tersebut memerlukan penghitungan untuk
    membuat perincian ke dalam form / faktur mereka dan kemudian ditagihkan ke customer
    mereka.
    Petunjuk:
    · Kode dinput kemudian dicari di dalam daftar nama barang dan harganya.
    · Total harga adalah hasil dari harga satuan dikalikan dengan jumlah barang.
    · Setiap pembelian diatas Rp1.000.000,- mendapat potongan sebesar 20%
    · Grand Total adalah total dari semua total harga tapi belum dikurangi disc 20%.
    · Grand Total ( - Disc) adalah Grand Total setelah dikurangi discount 20% (jika ada).
    Penyelesaian:
    Pertama – tama, kita membuat sebuah daftar untuk mengetahui nama barang dan
    harga satuan dari barang tersebut. Daftar yang dibuat adalah sebagai berikut:
    Keterangan:
    · TL: Tools (perangkat keras)
    · AK: Aksesoris
    image
    · Pada kolom “Nama Barang” isikan formula berikut:
    =IF(LEFT(B3,2)="TL",VLOOKUP(RIGHT(B3,3),data_nama_barang!
    $A$2:$C$4,2,FALSE),IF(LEFT(form_penjualan!
    B3,2)="AK",VLOOKUP(RIGHT(form_penjualan!B3,3),data_nama_barang!
    $A$7:$C$9,2,FALSE),"Inputan Anda tidak ada dalam daftar"))
    Seperti yang Anda lihat, ada beberapa fungsi yang saya masukkan ke dalam IF dan
    semuanya bisa menghasilkan hasil yang diinginkan. Misalnya saja pada bagian:
    LEFT(B3,2)="TL"
    Itu berarti bahwa jika 2 (dua) karakter dari bagian kiri sel yang dirujuk sama dengan
    huruf TL, maka fungsi LEFT akan mengembalikan nilai true pada fungsi IF, dan
    selanjutnya akan “mengeksekusi” fungsi berikut yang kita masukkan yaitu VLOOKUP.
    VLOOKUP sendiri mengambil 3 (tiga) karakter dibagian kanan sel yang dirujuk dan
    mencocokkannya dengan kode yang berada dalam tabel kode barang yang berada dalam
    sheet “data_ barang”. Hasil dari VLOOKUP dimana hasilnya berupa nama barang yang
    sesuai dengan kode yang “dimasukkan” ke dalam VLOOKUP akan ditampilkan oleh IF
    sebagai output jika nilai dari kondisi pertama adalah true, dst.
    Perlu diperhatikan bahwa dalam VLOOKUP, kta merujuk ke “tabel” yang sama (sel – sel
    dengan baris dan kolom yang tetap) dengan menggunakan tanda absolut (“$”).
    · Pada kolom “Harga Satuan” isikan formula berikut:
    =IF(LEFT(B3,2)="TL",VLOOKUP(RIGHT(B3,3),data_barang!
    $A$2:$C$4,3,FALSE),IF(LEFT(form_penjualan!
    B3,2)="AK",VLOOKUP(RIGHT(form_penjualan!B3,3),data_barang!
    $A$7:$C$9,3,FALSE),"Inputan salah!"))
    · Pada kolom “Total Harga” isikan formula berikut:
    =(D3*E3)
    · Pada baris “Grand Total” isikan formula berikut:
    =SUM(F3:F7)
    Ini dengan asumsi bahwa hanya terdapat 5 (lima) baris dalam faktur penjualan.
    · Pada baris “Disc.” isikan formula berikut:
    =IF(F8>1000000,F8*20%,0)
    · Pada baris “Grand Total (- Disc)” isikan formula berikut:
    =(F8-F9)
    Hasil dari form faktur yang telah kita buat adalah sebagai berikut:
    image
    source : IlmuKomputer.Com
     

    Apick_Aw0x'z Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger