Warung Bebas

Rabu, 08 Agustus 2012

CARA PENULISAN ILMIAH

CARA PENULISAN ILMIAH

Tujuan Session ini
Setelah pelatihan selesai, Anda
diharapkan dapat menjawab …..
Tata cara penulisan ilmiah
1. Perlukah kecermatan
penggunaan Bahasa Indonesia
dalam penulisan ilmiah?
2. Bagaimana Tata Cara Penulisan
Ilmiah?
3. Bagaimana pengetikan dan
format laporan hasil
penelitian?
4. Bagaimana menulis judul?
Tata cara penulisan ilmiah
5. Bagaimana menyajikan gambar dan
tabel?
6. Bagaimana menyajikan kutipan?
7. Apa Manfaat dan bagaimana penulisan
catatan kaki?
8. Bagaimana menulis daftar
kepustakaan?
9. Penulisan nama pada daftar
kepustakaan, bagaimana sebaiknya?
10. Bagaimana perbedaan penulisan
catatan kaki dan daftar pustaka?
Diperlukan kecermatan penggunaan
Bahasa Indonesia dalam penulisan
ilmiah, karena ………
Meskipun bahasa Indonesia sudah
biasa dipakai dalam kehidupan
sehari-hari, tetapi sering tidak
mudah untuk mengungkapkannya,
terlebih lagi penulis kurang
memahami kaidah-kaidah bahasa
Indonesia
Sering dilupakan perbedaan antara
paragraf dan kalimat
Sesungguhnya…..
Sebuah kalimat dalam tulisan tidak berdiri
sendiri, melainkan kait-mengait dengan
kalimat lain guna membentuk paragraf
Paragraf merupakan satuan kecil sebuah
karangan yang membangun satuan
pikiran sebagai bagian dari pesan yang
disampaikan oleh penulis dalam
karangannya.
Dapat dikatakan bahwa menulis karangan
yang baik sesungguhnya pekerjaan
menulis dan merangkai paragraf dengan
baik.
Pedoman umum
Ejaan Bahasa Indonesia yang
Disempurnakan berdasar Kepmen
P&K Nomor 0543a/U/1987
”secara rinci menjelaskan tatacara
pemenggalan kata, pemakaian huruf
kapital dan huruf miring, penulisan kata,
ejaan dan peristilahan. Setidak-tidaknya
pedoman tersebut dipunyai dan selalu
dipakai oleh seseorang dalam menulis
karya ilmiah”.
Tata Cara Penulisan Ilmiah
tidak didasarkan pada isi materi yang disajikan
tetapi juga pada tampilan atau wujud fisik karya
tulis tersebut.
Tampilan fisik dapat dinilai dari format, tata cara
dan bentuk penyajian, kerapian dan kesesuaian
penyajian dengan tata aturan penulisan ilmiah
yang berlaku.
Terdapat beberapa variasi dalam wujud fisik
penyajian karya tulis ilmiah, namun pada
prinsipnya tidak jauh berbeda. Yang penting
adalah konsistensi terhadap aturan yang dipakai.
Cara pengetikan dan format laporan
hasil penelitian
Umumnya laporan penelitian, ditulis
diatas kertas warna putih jenis HVS 80
gram, ukuran 21,5 x 28 cm (atau sering
disebut ukuran kertas kuarto).
Pengetikan menggunakan jenis huruf
tertentu (umumnya jenis pica) yang
dilakukan hanya pada satu sisi kertas,
jadi tidak bolak-balik.
pengantar tulisan
terdiri dari kata pengantar, daftar isi, daftar tabel,
daftar gambar, daftar lampiran, dan abstrak, diberi
nomor halaman dengna angka romawi kecil (i, ii,
iii,.......dstnya). selanjutnya, mulai dari pendahuluan
(bab I) sampai halaman terakhir digunakan angka
Arab (1,2,3,...dstnya).
Nomor halaman dituliskan ditengah atau disudut
kanan atas halaman. Pada halaman yang
mempunyai judul bab, nomor halaman diletakkan
dibagian bawah halaman, baik ditengah ataupun
dikanan bawah. Bagi nomor yang diketik ditengah
halaman, jarak dari atas atau bawah halaman
adalah 1,5 cm, dan bagi nomor yang diletakkan di
kanan atas atau bawah diletakkan lurus dengan
batas ketikan tepi kanan.
margin
Batas – batas pengetikan pada kertas ialah:
dari tepi kiri 4 cm, dari tepi kanan 3 cm,
dari batas atas 4 cm sedangkan tepi
bawah 3 cm.
Jarak antara baris adalah 1,5 spasi atau dua
spasi, kecuali inti kutipan langsung, judul,
daftar tabel maupun gambar, dan daftar
pustaka yang menggunakan 1 spasi.
Cara menulis judul
Menyesuaikan dengan pedoman
penulisan yang telah ditetapkan
oleh instansi pemberi tugas (bila
ada).
Bila tidak, pedoman berikut dapat
dipakai sebagai pegangan...
Judul Bab
ditulis dengan huruf besar, tebalkan dan
diatur sedemikian rupa sehingga letaknya
simetris ditengah halaman. Umumnya
judul diletakkan dihalaman baru. Jarak
antara judul dengan teks diberi jarak 4
spasi.
Judul tidak boleh ditempatkan dalam
tanda kurung, tanda kutip, diberi garis
bawah dan tidak boleh diakhiri dengan
tanda titik.
Judul Sub Bab
dimulai dengan huruf kapital (huruf
besar), kecuali kata penghubung dan kata
depan, dan semuanya diberi garis bawah
(dengan menggunakan komputer,
pemakaian garis bawah digantikan
dengan penebalan pengetikan). sub judul
tidak diakhiri dengan tanda titik.
Terdapat dua pendapat dalam
menempatkan sub judul, yakni dituliskan
simetris ditengah halaman atau dituliskan
rata kiri setelah nomor urut sub judul.
Judul sub-sub Bab
diketik rata kiri setelah nomor sub
judul. Kalimat dimulai huruf besar
(hanya huruf awal kalimat saja),
diberi garis bawah atau ditebalkan,
serta diakhiri dengan titik.
Kalimat pertama setelah judul, sub
judul, maupun sub-sub judul
dimulai dengan alinea baru.
menyajikan gambar dan tabel
Tulisan ilmiah umumnya dilengkapi dengan gambar,
tabel, rumus-rumus atau persamaan – persamaan,
yang diletakkan simetris terhadap tepi kiri dan
kanan kertas.
Setiap tabel dan gambar harus diberi nomor urut
dan judul. Nomor urut menggunakan angka dua
Arab yang dipisahkan oleh tanda titik titik.
Angka pertama menunjukkan pada bab berapa tabel
atau gambar itu berada, sedang angka kedua
menunjuk pada nomor urut tabel atau gambar
tersebut di bab yang bersangkutan, misalnya:
Gambar 2.1 artinya gambar pertama pada bab 2;
tabel 3.4 artinya tabel keempat yang ada di bab 3.
nomor persamaan yang berbentuk matematis,
ditulis dengan angka Arab didalam kurung dan
diletakkan dibatas tepi kanan.
Judul tabel
ditulis setelah nomor tabel dengan huruf kecil,
dan ditempatkan simetris di atas tabel tanpa
diakhiri dengan titik. Garis atas tabel dibuat
rangkap atau tebal, sedangkan garis bawah
hanya satu.
Jika tabel itu mempunyai catatan (menyatakan
sumber acuan, menjelaskan singkatan yang tidak
umum) dituliskan di bawah tabel, rata kiri. Untuk
menghindari kekeliruan catatan tabel ditandai
dengan bintang, asterik, atau huruf. Hanya
catatan untuk judul tabel ditempatkan di tepi
bawah halaman
tabel dipenggal
Usahakan tabel jangan dipenggal, bila hal itu
terjadi, lanjutan tabel diletakkan pada halaman
berikutnya, dengan nomor tabel dan kata
”lanjutan” dibelakangnya (contoh: TABEL 3.2
lanjutan).
Tabel terdiri dari kolom-kolom yang harus diberi
nama dan pembatas yang tegas. Kalau jajaran
kolom ini lebih panjang dari lebar kertas, maka
bagian atas tabel sebaiknya diletakkan di sebelah
kiri kertas, sedangkan tabel yang sangat lebar
dan panjang (sehingga harus dilipat) seyogyanya
diletakkan di lampiran.
Laporan penelitian
Laporan penelitian juga sering dilengkapi
dengan sajian gambar, grafik, peta, foto,
daftar alir, schedul, dan lain-lain.
Penempatan gambar-gambar diusahakan
sedekat mungkin dengan uraian dalam
teks yang berkaitan dengan gambar
tersebut. Gambar hendaknya disajikan
pada bagian atau pada halaman sesudah
uraian teksnya dan jangan sebaliknya.
Nomor gambar
Setiap gambar harus mempunyai nomor gambar
dan diiukuti dengan judul gambar yang dibuat
sedemikian rupa sehingga simetris terhadap
gambar dan diletakkan di bawah gambar
(ingatlah nomor dan judul tabel diletakkan di atas
tabel, sedangkan nomor dan judul gambar
diletakkan di bawah gambar).
Keterangan gambar sebaiknya diletakkan di
tempat yang lowong di dalam gambar. Gambar
yang bentuknya memanjang sepanjang kertas,
bagian atas gambar ditempatkan di sebelah kiri
kertas.
menyajikan kutipan
Dalam penulisan karya ilmiah seringkali
dipergunakan kutipan-kutipan untuk
memperjelas dan menegaskan isi uraian,
atau untuk membuktikan apa yang
dituliskan.
Kutipan merupakan pinjaman kalimat atau
pendapat dari orang lain. Cukup banyak
hal-hal penting dan yang sudah ditulis
dalam buku-buku.
Penulis dapat mengutip pendapat tersebut,
dengan syarat harus menyebutkan dari
mana dan dimana pendapat itu diambil.
Terdapat dua macam kutipan.
Kutipan lengkap dan kutipan isi...
Kutipan lengkap artinya, teks asli
dikutip secara lengkap kata dan
kalimatnya.
Sedangkan kutipan isi, hanya inti sari
pendapat yang dikutip.
Kutipan lengkap harus ditulis dalam
tanda kutip.
Kutipan jangan terlalu panjang,
hendaknya diambil yang benar-benar
perlu saja.
Kutipan lengkap dan kutipan isi...
Kutipan lengkap yang panjangnya tidak lebih dari empat baris
dapat langsung dimasukkan dalam teks dengan diapit oleh
tanda kutip.
Sedangkan untuk kutipan isi, tidak perlu diberi tanda kutip. Pada
akhir kutipan diberi nomor urut penunjukkan (hal ini
dilakukan bila penjelasan kutipan menggunakan cattaan
kaki).
Terdapat dua cara penunjukkan kutipan yang lain, yakni yang
dikenal dengan cara Harvard. Menggunakan cara ini, pada
akhir atau awal kutipan dituliskan nama pengarang dan tahun
terbitan buku acuan. Seringkali nomor yang dikutip juga
dituliskan. Berikut disajikan beberapa contoh: .....Suhardjono
Mukidam (1993) menyatakan bahwa, ..........................,
Julius, 1992 (dalam Amiuza, 1991) menulis, ......................;
......................(Mismail, 1984:119).
Apa Manfaat dan bagaimana
penulisan catatan kaki
Catatan kaki merupakan perjelas
keterangan isi yang ditempatkan di
kaki halaman.
Tujuan penjelasan, dapat berupa
(1) sumber asal kutipan (bila cara
ini dipakai); (2) keterangan
tambahan lain yang perlu tentang
isi karangan; (3) merujuk bagian
lain dari teks.
Catatatan kaki …
Catatan kaki yang dimaksudkan untuk
memberikan informasi sumber kutipan
harus mengungkapkan: (1) nama atau
nama-nama sumber, perhatikan cara
penulisan nama yang berbeda dengan
cara penulisan nama pada daftar pustaka;
(2) judul sumber; (3) kota dan tahun
terbit, berbeda dengan daftar pustaka
yang harus menyebut nama penerbit; (4)
halaman letak kutipan pada buku sumber.
penulisan catatan kaki
Aturan penulisan catatan kaki ini berbeda
dengan penulisan daftar pustaka yang
tidak mencantumkan halaman.
Pembatas antara masing-masing
informasi menggunakan tanda koma dan
tanda kurung (bedakan dengan daftar
pustaka yang memakai tanda titik).
Sumber kutipan dapat diperoleh dari
buku, majalah, surat kabar, wawancara,
peraturan, atau mengutip dari kutipan.
Cara penulisan catatan kaki
1. harus diberikan nomor penunjukkan
terhadap teks yang dijelaskan;
2. letakkan di bawah garis (sepanjang 15
ketikan) yang berada 3 spasi di bawah
teks bagian bawah;
3. masuk 5-7 ketikan dari sembir kiri;
4. menggunakan satu spasi;
5. jarak antara dua catatan kaki, sebanyak
dua spasi.
Catatan kaki umumnya dipersingkat dengan kata
singkatan bahasa latin seperti: ibid, op cit dan loc cit.
Ibid (singkatan dari ibidem) artinya pada tempat yang
sama. Singkatan ini dipakai bila catatan kaki yang
berikut menunjuk kepada sumber yang telah disebut
pada catatan sebelumnya. Op cit (singkatan dari Opere
citato) berarti pada karya yang telah dikutip, dipakai
bila catatan kaki itu menunjuk pada sumber yang telah
disebut lebih dahulu, tetapi diselingi oleh catatan kaki
yang lain. Sedangkan loc cit (dari Loco Citato) artinya
pada tempat yang telah dikutip. Singkatan ini berfungsi
sama dengan op cit tapi biasanya dipakai untuk
menunjuk kepada sumber dari artikel, majalah, harian
atau ensiklopedia yang telah disebut sebelumnya.
Op cit (singkatan dari Opere citato) berarti
pada karya yang telah dikutip, dipakai bila
catatan kaki itu menunjuk pada sumber
yang telah disebut lebih dahulu, tetapi
diselingi oleh catatan kaki yang lain.
Sedangkan loc cit (dari Loco Citato) artinya
pada tempat yang telah dikutip. Singkatan
ini berfungsi sama dengan op cit tapi
biasanya dipakai untuk menunjuk kepada
sumber dari artikel, majalah, harian atau
ensiklopedia yang telah disebut
sebelumnya.
menulis daftar kepustakaan
Daftar kepustakaan (bibliography)
harus dapat memberikan informasi
secara lengkap mengenai nama
penulis, judul kepustakaan,
keterangan penerbit, dan waktu
penerbitan.
Secara umum cara penulisan daftar
kepustakaan adalah sebagai
berikut:
Cara penulisan daftar kepustakaan
1. Jarak penulisan daftar
kepustakaan satu spasi, antara
satu kepustakaan dengan yang
lain diberi jarak dua spasi.
2. Huruf pertama rapat sembir kiri,
sedang baris berikutnya mundur 4
ketikan dari sembir kiri.
Cara penulisan daftar kepustakaan
3. Nama penulis disusun menurut abjad,
umumnya tidak perlu memberikan
nomor urut.
4. Informasi disajikan dalam urutan nama
pengarang, judul kepustakaan,
keterangan penerbit, dan waktu
terbitan. Antar informasi itu dipisahkan
dengan tanda titik.
Penulisan nama pada daftar
kepustakaan, bagaimana sebaiknya
Penulisan nama pada daftar kepustakaan,
seringkali membingungkan.
Bila suatu kepustakaan mempunyai dua
nama pengarang hendaknya diperhatikan
cara penulisan nama pengarang pertama
(nama keluarga terlebih dahulu) dan
nama pengarang yang kedua (nama
keluarga dituliskan dibelakang).
Penulisan nama pada daftar
kepustakaan, bagaimana sebaiknya
Penulisan nama di daftar
kepustakaan tidak perlu dituliskan
gelar kesarjanaan atau pangkatnya.
Untuk nama Indonesia yang hanya
terdiri dari satu unsur, dituliskan
sebagaimana adanya (misalnya:
Suhardjono).
Penulisan nama pada daftar
kepustakaan, bagaimana sebaiknya
Namun banyak nama yang terdiri dari
dua unsur atau lebih. Untuk nama yang
diikuti dengan nama ayah (Budiono
Mismail), nama keluarga (Mochamad
Farid Baradja), atau marga (Muchtar
Lubis), maka nama ayah, nama keluarga,
nama marga dituliskan terlebih dahulu
dan disusul dengan unsur nama
berikutnya setelah tanda koma.
Penulisan nama pada daftar
kepustakaan, bagaimana sebaiknya
Saat ini makin sering juga dijumpai nama
Indonesia yang terdiri dari dua unsur atau
lebih yang bukan merupakan gabungan
nama ayah, keluarga atau marga
misalnya: Riyanto Haribowo, Dwi Anita
Rukmanasari, Sri Mulyani. Menuliskannya
dilakukan dengan unsur nama terakhir
diletakkan di depan, jadi dituliskan
sebagai berikut: Haribowo, Riyanto;
Rukmanasari, Dwi Anita; Mulyani, Sri.
Penulisan nama pada daftar
kepustakaan, bagaimana sebaiknya..
Bila mana diikuti dengan gelar (Raden Udiyanto, Andi
Adam) atau nama panggilan (Liek Wilardjo) maka
nama diri dituliskan terlebih dahulu dari gelarnya atau
panggilannya (Udiyanto, Raden; Adam, Andi; Wilardjo,
Liek).
Namun bila nama tersebut merupakan gabungan dari
gelar, nama dan nama keluarga (Andi Hakim
Nasution), maka penulisan nama keluarga dilakukan
terlebih dahulu (Nasution, Andi Hakim). Penulisan
nama Bali (I Gusti Ngurah Adipa), dimulai dengan
nama diri dan baru disusul unsur nama yang lain
(Adipa, I Gusti Ngurah), namun bila masih ada nama
keluarga dibelakangnya (I wayan Wija Pagehgiri)
dituliskan dengan menempatkan nama keluarga di
depan (Pagehgiri, I Wayan Wija).
perbedaan penulisan catatan kaki
dan daftar pustaka
Bila kepustakaan yang dirujuk tidak menunjukkan
nama penulisnya, dituliskan sebagai pengganti
nama kata ”Anonim”.
Secara umum, cara penulisan informasi tentang
judul kepustakaan, keterangan penerbit, dan
waktu penerbitan sama dengan aturan pada
penulisan catatan kaki.
Sebagaimana dikemukakan terdapat beragam
variasi dalam penulisan daftar kepustakaan.
Misalnya penulisan judul buku, pada diktat ini
judul buku ditebalkan, sedangkan menurut
beberapa pedoman judul buku tidak ditebalkan
namun digarisbawahi, atau ditulis dengan hurus
miring.
perbedaan penulisan catatan kaki
dan daftar pustaka
Pada catatan kaki nama diri ditulis terlebih
dahulu (contoh Budiono Mismail, J.E. Wert,
Bambang Handoyo dan Stephen Kakisina)
sedangkan pada daftar pustaka, nama keluarga
ditulis terlebih dahulu (contoh: Mismail,
Budiono, Wert, J.E; Handoyo, Bambang dan
Stephen Kakisina).
Pada catatan kaki antar informasi dipisahkan
dengan tanda koma (contoh: Sri Harto,
Hidrologi Terapan, Yogyakarta, 1983, hal 42),
sedang pada daftar kepustakaan dipisahkan
dengan tanda titik (contoh: Harto. Sri. Hidrologi
Terapan. Yogyakarta. Badan Penerbit UGM,
1983).
perbedaan penulisan catatan kaki
dan daftar pustaka
Pada daftar pustaka perlu mencantumkan nama
penerbitnya, misalnya: Gramedia, McGraw Hill,
Badan Penerbit UGM, dan lain-lain. Sedangkan
pada catatan kaki tidak diperlukan.
Pada daftar pustaka tidak perlu menuliskan
halaman tempat di mana kutipan pustaka
tersebut diambil.
Urutan penulisan daftar kepustakaan
mempunyai beberapa variasi, misalnya ada
yang menempatkan tahun terbitan setelah
nama, ada pula yang menempatkan tahun
terbitan setelah nama penerbit, dan beragam
variasi yang lain
source: http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PSIKOLOGI_PEND_DAN_BIMBINGAN/195911301987031-YAYA_SUNARYA/tata_cara_penulisan_ilmiah_%5BCompatibility_Mode%5D.pdf
penulis :YAYA SUNARYA

Jenis-jenis kabel

Kabel dalam bahasa Inggris disebut cable merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal dari satu tempat ke tempat lain.[1]

Kabel seiring dengan perkembangannya dari waktu ke waktu terdiri dari berbagai jenis dan ukuran yang membedakan satu dengan lainnya.[1] Berdasarkan jenisnya, kabel terbagi menjadi 3 yakni kabel tembaga (copper), kabel koaksial, dan kabel serat optik.[1]

Sejarah

Kabel mulai ditemukan saat manusia membutuhkan sebuah alat yang berguna untuk menghubungkan suatu perangkat dengan perangkat lain.[1], dan ditemukan pada awal 1400an. Proses penemuan kabel ini tidak sama antara satu jenis kabel dengan kabel lainnya.[1] Penemuan kabel tembaga membutuhkan proses yang paling lama dibanding kabel yang lain, hingga akhirnya berhasil ditemukan sebuah telepon.[1] Penemuan kabel koaksial mengikuti penemuan kabel tembaga.[1] Baru-baru ini, kabel koaksial telah disempurnakan kembali dengan penemuan kabel serat optik yang sangat tipis dan mampu mentransmisikan sinyal cahaya.[2]
Jenis
Kabel tembaga
Salah satu jenis kabel tembaga

Kabel tembaga terbagi atas UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair).[1] Perbedaan dari keduanya adalah adanya pelindung dan tidak adanya pelindung pada bagian inti konduktornya.[1] Kabel UTP terdiri dari 4 pasang kabel dengan jalinan yang berbeda-beda tiap incinya.[1] Semakin rapat jalinan tersebut, tingkat transimisi dan harganya semakin tinggi.[1] Kabel UTP ini menggunakan konektor RJ-45 yang biasa digunakan untuk Ethernet, ISDN, atau sambungan telepon.[1] Dengan kabel UTP, kita dapat mengirimkan data lebih banyak dibandingkan LAN.[1]

Sedangkan, kabel STP terdiri dari sepasang kabel yang dilindungi oleh timah, dan masing-masing kabel tersebut dibungkus oleh pelindung.[1]
Kabel koaksial
Jenis kabel koaksial

Kabel koaksial ditemukan oleh Oliver Heaviside.[1] Merupakan kabel yang terdiri dari dua buah konduktor, yaitu terletak di tengah yang terbuat dari tembaga keras yang dilapisi dengan isolator dan melingkar di luar isolator pertama dan tertutup oleh isolator luar.[1] Kabel koaksial memiliki 3 bagian utama, yakni pelindung luar, pelindung berupa anyaman tembaga, dan isolator plastik. [1]

Kabel koaksial memiliki kapasitas pita lebar (bandwidth) 10 Mbps dan kapasitas node 30 node.[1]Kabel koaksial sering dipakai sebagai jalur transmisi untuk frekuensi sinyal radio. [1]

Beberapa jenis kabel koaksial, yaitu:[1]

    Kabel coaxial RG-62A/U : merupakan kabel berwarna hitam dengan inti berupa kabel serabut. Ukuran kabel ini kurang lebih 0.25 inch (6 mm).
    Thin coaxial cable: merupakan kabel koaksial berdiameter rata-rata 5mm yang berwarna gelap dan banyak digunakan dikalangan radio amatir.
    Thick coaxial cable: merupakan kabel berdiameter rata-rata 12mm dan sering dikenal sebagai yellow cable.

Kabel serat optik
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: serat optik
Kabel Serat Optik

Kabel serat optik merupakan sebuah kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang berfungsi untuk mentransmisikan sinyal cahaya.[2] Kabel serat optik berukuran sangat tipis dan berdiameter sehelai rambut manusia yang saat ini paling banyak digunakan sebagai media transimisi dalam teknologi komunikasi modern.[3]

Bagian-bagian utama serat optik tersebut adalah bagian inti tempat merambatnya gelombang cahaya, lapisan selimut yang mengelilingi bagian inti dengan indeks bias yang lebih kecil, dan lapisan jake yang melindungi bagian inti dan selimut dengan plastik yang elastis.[2] Komponen utama sistem serat optik terdiri dari transmitter (Laser Diode dan Laser Emmiting Diode), information channel yang berupa serat optik, dan receiver.[1]
Manfaat

Secara umum, kabel memiliki fungsi sebagai media transimisi yang berperan untuk mempercepat penyampaian pesan.[3] Setiap kabel memiliki spesialisasi fungsi yang berbeda-beda.[3] Kabel tembaga seringkali digunakan sebagai penghubung ke jaringan telepon dan Ethernet. [4] Kabel koaksial sering kita gunakan pada televisi dan radio.[3] Sedangkan, kabel fiber optik sering kita gunakan sebagai jalinan penghubung bawah laut (underwater lines) merupakan media transmisi antar samudera, qube, dan video pay per view. [3]
Kelebihan

    Kabel Tembaga. Beberapa kelebihan dari kabel tembaga, antara lain adalah harganya murah, instalasinya mudah, mudah didapat, dan fleksibel, menggunakan satu medium untuk semua.[5]
    Kabel Koaksial. Beberapa kelebihan dari kabel koaksial adalah kapasitas bandwith dan jangkauan transmisi yang lebih besar, pengiriman informasi yanglebih cepat, dan lebih murah dari serat optik.[1].
    Kabel Serat Optik. Beberapa kelebihan dari kabel serat optik adalah berukuran tipis dan berdiameter sehelai rambut manusia, dapat mentransmisikan sinyal cahaya, kapasitas bandwidth dan kecepatan transmisi yang sangat besar, mencapai terabyte, mudah untuk dibawa, serta tidak rentan terhadap gangguan frekuensi listrik.[2]

Kelemahan

    Kabel Tembaga. Beberapa kelemahan dari kabel tembaga adalah rentan terhadap gangguan frekuensi listrik dan radio, tidak dapat mentransmisikan sinyal cahaya, dan kapasitas bandwithnya yang kecil.[5]
    Kabel Koaksial. Beberapa kelemahan dari kabel koaksial adalah sulit dalam instalasinya, sering mengakibatkan masalah dalam koneksi jika kedua ujungnya tidak di ground dengan baik, dan lebih mahal jika dibandingkan dengan kabel tembaga.[1]
    Kabel Serat Optik. Beberapa kelemahan dari kabel serat optik adalah harganya yang mahal termasuk peralatan khusus untuk penyambungannya, serta konstruksinya yang lemah sehingga memerlukan lapisan penguat untuk proteksi.[2]
source: http://id.wikipedia.org

Jenis-Jenis Ayam

Jenis-Jenis Ayam Berdasarkan ras :

Ayam Sumatra
Di Indonesia dikenal istilah ayam ras dan ayam bukan ras (buras, atau kampung). Dalam pengertian "ayam ras" menurut istilah itu yang dimaksud sebenarnya adalah ras yang dikembangkan untuk usaha komersial massal, seperti Leghorn ("lehor"). Ke dalam kelompok ayam buras terdapat pula ras lokal ayam yang khas namun tidak dikembangkan untuk usaha komersial massal. Ayam-ayam ras lokal demikian sekarang mulai dikembangkan (dimurnikan) sebagai ayam sabung, ayam timangan (pet), atau untuk acara ritual. Berikut ini adalah ras lokal ayam di Nusantara yang telah dikembangkan untuk sifat/penampilan tertentu:
  • ayam pelung, ras lokal dan unggul dari Priangan (Kabupaten Cianjur) yang memiliki kokokan yang khas (panjang dan bernada unik), termasuk ayam hias;
  • ayam kedu (termasuk ayam cemani), ras lokal dan mulia dari daerah Kedu dengan ciri khas warna hitam legam hingga moncong dan dagingnya, termasuk ayam pedaging dan ayam hias;
  • ayam nunukan, ras lokal dan mulia dari Nunukan, Kaltim, dengan bentuk badan tegap dan ukuran besar, keturunan ayam aduan, termasuk ayam pedaging dan hias;
Jenis-Jenis Ayam  Berdasarkan penampilan luar (fenotipe) khas

Ayam "bantam" adalah istilah bahasa Inggris untuk ayam katai atau setengah katai hasil seleksi.
Terdapat pula beberapa istilah untuk menyebut penampilan fenotipe khas tertentu namun sifat itu tidak selalu eksklusif milik ras tertentu, seperti
  • ayam walik (frizzle), ayam dengan bulu yang tidak menutupi badan tetapi tegak berdiri;
  • ayam bali, ayam dengan leher tidak berbulu dan jambul di kepalanya, sekarang mulai dibiakmurnikan.
  • ayam katai (bantam), istilah umum untuk ayam dengan ukuran kecil (proporsi panjang kaki dengan ukuran badan lebih kecil daripada ayam "normal"), terdapat berbagai ras lokal dan ras murni seleksi yang masuk kategori ini.
source: http://id.wikipedia.org/wiki/Ayam

Jenis-Jenis Narkoba

Jenis-Jenis Narkoba sudah sepatutnya kita ketahui karena Narkoba merupakan perusak generasi Bangsa dan sudah jelas-jelas diharamkan dalam agama dan bagi yang mengkonsumsi maupun pengedar sudah melanggar aturan Agama, Negara maupun budaya.

Jenis-Jenis Narkoba

tidak untuk narkoba


Pesan Sponsor:




Kenapa kita harus mempunyai pengatuan tentang Jenis-Jenis Narkoba ? dikarenakan salah satu pencegahan supaya keluarga, teman maupun tetangga terkena penyakit kecanduan Narkoba,

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

Semua istilah ini, baik "narkoba" ataupun "napza", mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.[rujukan?] Namun kini persepsi itu disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.

Jenis-Jenis Narkoba

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis narkotika adalah:

    Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
    Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.

Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:

    Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandrax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Syntetic Diethylamide) dan sebagainya.

Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat, seperti:

• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether dan sebagainya.
Penyebaran

Hingga kini penyebaran penyalahgunaan narkoba sudah hampir tak bisa dicegah.[rujukan?] Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.[rujukan?] Tentu saja hal ini bisa membuat orang tua, organisasi masyarakat, dan pemerintah khawatir.

Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan[rujukan?], namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.[rujukan?] Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak adalah pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan untuk mengawasi dan mendidik anaknya agar selalu menjauhi penyalahgunaan Narkoba.
Kelompok Berdasarkan Efek

Berdasarkan efek yang ditimbulkan terhadap pemakainya, narkoba dikelompokkan sebagai berikut:

    Halusinogen, efek dari narkoba bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya kokain & LSD
    Stimulan, efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu, dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu
    Depresan, efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw
    Adiktif, Seseorang yang sudah mengonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak,contohnya ganja, heroin, putaw
    Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya kematian

Jenis

    Heroin atau diamorfin (INN) adalah sejenis opioid alkaloid.

Heroin adalah derivatif 3.6-diasetil dari morfin (karena itulah namanya adalah diasetilmorfin) dan disintesiskan darinya melalui asetilasi. Bentuk kristal putihnya umumnya adalah garam hidroklorida, diamorfin hidroklorida. Heroin dapat menyebabkan kecanduan.

    Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).

Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang.
Pemanfaatan

Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak.

Namun demikian, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan.

Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali.

Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.

Bagi penggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut bong.

    Budidaya

Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.

    Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfin bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek samping morfin antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfin juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfin menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien morfin juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.

Kata "morfin" berasal dari Morpheus, dewa mimpi dalam mitologi Yunani.

    Kokain adalah senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat.

Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.

Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif.

Narkoba adalah singkatan dari Narkotika, Alkohol, dan Obat-obat berbahaya. Kadang disebut juga Napza(Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif). Zat-zat tersebut dapat membuat berbagai efek samping seperti Halusinasi, ketagihan, dan efek psikologi lainnya. Cara penggunaan bisa melalui suntikan, dimakan, dihisap, atau dihirup. Contoh zat-zat berbahaya yang dikonsumi dengan cara dihisap adalah Opium yang menggunakan pipa hisapan.

Zat-zat berbahaya tersebut tergolong menjadi;

    Narkotika
    Psikotropika
    Zat-zat Adiktif

Narkotika

Narkotika berasal dari bahasa Inggris "narcotics" yang artinya obat bius. Narkotika adalah bahan yang berasal dari 3 jenis tanaman Papaper Somniferum (Candu), Erythroxyion coca (kokain), dan cannabis sativa (ganja) baik murni maupun bentuk campuran. Cara kerjanya mempengaruhi susunan syaraf yang dapat membuat kita tidak merasakan apa-apa, bahkan bila bagian tubuh kita disakiti sekalipun. Jenis-jenisnya adalah:

    Opium atau Opioid atau Opiat atau Candu
    Codein atau Kodein
    Methadone (MTD)
    LSD atau Lysergic Acid atau Acid atau Trips atau Tabs
    PC
    mescalin
    barbiturat
    Demerol atau Petidin atau Pethidina
    Dektropropoksiven
    Hashish (Berbentuk tepung dan warnanya hitam. Ia dinikmati dengan cara diisap atau dimakan. Narkotika jenis yang kedua ini dikatakan agak tidak berbahaya hanya karena jarang membawa kematian)

Psikotropika

Psikotropika adalah bahan lain yang tidak mengandung narkotika, merupakan zat buatan atau hasil rekayasa yang dibuat dengan mengatur struktur kimia. Mempengaruhi atau mengubah keadaan mental dan tingkah laku pemakainya. Jenis-jenisnya adalah:

    Ekstasi atau Inex atau Metamphetamines
    Demerol
    Speed
    Angel Dust
    Shabu-shabu(Sabu/Syabu/ICE)
    Sedatif-Hipnotik(Benzodiazepin/BDZ), BK, Lexo, MG, Rohip, Dum
    Megadon
    Nipam

Jenis Psikotropika juga sering dikaitkan dengan istilah Amfetamin, dimana Amfetamin ada 2 jenis yaitu MDMA (metil dioksi metamfetamin) dikenal dengan nama ekstasi. Nama lain fantacy pils, inex. Kemudian jenis lain adalah Metamfetamin yang bekerja lebih lama dibanding MDMA (dapat mencapai 12 jam) dan efek halusinasinya lebih kuat. Nama lainnya shabu, SS, ice.
Zat adiktif

Zat adiktif adalah zat-zat yang bisa membuat ketagihan jika dikonsumsi secara rutin.

    Alkohol
    Nikotin
    Kafein
    Zat Desainer

semoga Artikel Jenis-Jenis Narkoba  ini ada manfaatnya untuk kita ya

sumber : http://id.wikipedia.org

Selasa, 07 Agustus 2012

gambar kata lucu

Gambar Kata Lucu adalah tema postingan kali ini dibawah ini terdapat Gambar Kata Lucu yang saya pilihin sahabat mungkin bisa buat sahabat tersenyum karena lucu membaca dan melihatnya , bisa juga digunakan untuk wallpaper baik pc , ataupun hp ... heheh biar kalo ada temen liat wallpaper punya kita pada tertawa, gambar lucunya berisi kata kata lucu

berikut ini adalah Gambar Kata Lucu silahkan yang mau liat , mau senyum, atau mau download juga bleh selamat meliat liat gambar kata lucu

gambar kata lucu

Pesan Sponsor :

gambar kata lucu

gambar kata lucu

gambar lucu

gambar lucu

gambar lucu

gambar lucu


gambar lucu

gambar lucu


gambar lucu

Gambar Kata Lucu nya sahabat cukup terhiburkan hehehe emang gambar kata lucu diatas cukup buat kita tersenyum karena terdapat kata kata lucu yang menghibur ... semoga bermanfaat

another post:
Gambar Yang Lucu
 - GAMBAR LUCU
cerita lucu
FOTO LUCU BIKIN KETAWA
FOTO LUCU BINATANG ATAU HEWAN
VIDEO LUCU MONYET NAIK SEPEDA
GAMBAR LUCU GOKIL

Gambar Yang Lucu

Gambar Yang Lucuakan membuat kita terhibur dan tersenyum jika kita meliahtnya berikut saya share Gambar Yang Lucu pada postingan kali ini

gambar yang lucu akan effektif untuk mengusir ngantuk dan kelelahan , Gambar Yang Lucu akan effektif untuk mengusir kecapean dengan melihatnya anda akan freshh dan ceria kembali

List Gambar Yang Lucu semoga terhibur ya


Gambar Lucu

Gambar Lucu

Gambar Lucu

Gambar Lucu

Gambar Lucu

Gambar Lucu

Gambar Lucu

Gambar Yang Lucu

Pesan Sponsor:


Gambar Yang Lucu

Gambar Yang Lucu


gimana Gambar Yang Lucu nya cukup menghiburkan semoga bermanfaat dah ....

another post:
cerita lucu 
- GAMBAR LUCU
FOTO LUCU BIKIN KETAWA
FOTO LUCU BINATANG ATAU HEWAN
VIDEO LUCU MONYET NAIK SEPEDA
GAMBAR LUCU GOKIL


GAMBAR LUCU GOKIL

Kumpulan GAMBAR LUCU GOKIL atau FOTO  LUCU GOKIL akan saya share dalam postingan kali ini terkadang kita perlu hiburan untuk mengobati kepenatan setelah seharian beraktifitas, salah satunya dengan liat GAMBAR LUCU GOKIL atau FOTO  LUCU GOKIL   di postingan ini , mudah-mudahan anda terhibur ya dan segala kepenatan sembuh dan freshh kembali

Langsung saja berikut GAMBAR LUCU GOKIL atau FOTO  LUCU GOKIL saya pilihin untuk sahabat saya yakin sahaba t akan tersenyum melihatnya hehehe

GAMBAR LUCU

GAMBAR LUCU


Pesan Sponsor :




GAMBAR LUCU GOKIL

GAMBAR LUCU GOKIL

GAMBAR LUCU GOKIL

GAMBAR LUCU GOKIL

GAMBAR LUCU GOKIL

GAMBAR LUCU GOKIL

Pesan Sponsor:



GAMBAR LUCU GOKIL


gimana GAMBAR LUCU GOKIL atau FOTO  LUCU GOKIL sangat lucu-lucu kan selamat tersenyum yaa semoga terhibur

Posting menarik lainnya:
cerita lucu 
- GAMBAR LUCU
FOTO LUCU BIKIN KETAWA
FOTO LUCU BINATANG ATAU HEWAN
VIDEO LUCU MONYET NAIK SEPEDA  

Senin, 06 Agustus 2012

Pengertian Sosial


Pengertian Sosial
Di kehidupan kita sebagai anggota masyarakat istilah sosial sering dikaitkan dengan halhal
yang berhubungan dengan manusia dalam masyarakat, seperti kehidupan kaum
miskin di kota, kehidupan kaum berada, kehidupan nelayan dan seterusnya. Dan juga
sering diartikan sebagai suatu sifat yang mengarah pada rasa empati terhadap kehidupan
manusia sehingga memunculkan sifat tolong menolong, membantu dari yang kuat
terhadap yang lemah, mengalah terhadap orang lain, sehingga sering dikataka sebagai
mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Pada dunia pendidikanpun istilah sosial dipakai
untuk menyebut salah satu jurusan yang harus dipilih ketika memasuki jenjang sekolah
menengah atas atau pilihan ketika memasuki perguruan tinggi, dan jurusan tersebut
adalah jurusan yang berkaitan dengan segala aktivitas yang berkenaan dengan tindakan
hubungan antar manusia.
Lebih jauh lagi terdapat dua bidang ilmu yang ada di dunia ini yaitu ilmu
pengetahuan alam dan humaniora, kedua bidang tersebut mempunyai perbedaan kajian,
yaitu bahwa ilmu pengetahuan alam mengarah pada kajian-kajian yang bersifat alam dan
pasti, sedangkan humaniora berkaitan dengan kemanusiaan, atau sering orang
mengartikannya sebagai seni, bahasa, sastra. Sosial merupakan bidang yang berada di
antara humaniora dan ilmu pengetahuan alam. Atau juga Ilmu pengetahuan alam
dilawankan dengan ilmu pengetahuan sosial atau ilmu sosial.
Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan sosial dari kenyataan-kenyataan
tentang istilah tersebut di atas. Dilihat dari sasaran atau tujuan dari istilah tersebut yang
berkaitan dengan kemanusiaan, maka dapat diasumsikan bahwa semua pernyataan
tersebut pada dasarnya mengarah pada bentuk atau sifatnya yang humanis atau
kemanusiaan dalam artian kelompok, mengarah pada hubungan antar manusia sebagai
anggota masyarakat atau kemasyarakatan. Sehingga dapat dimaksudkan bahwa sosial
merupakan rangkaian norma, moral, nilai dan aturan yang bersumber dari kebudayaan
suatu masyarakat atau komuniti yang digunakan sebagai acuan dalam berhubungan antar
manusia.
Sosial disini yang dimaksudkan adalah segala sesuatu yang dipakai sebagai acuan
dalam berinteraksi antar manusia dalam konteks masyarakat atau komuniti, sebagai acuan
berarti sosial bersifat abstrak yang berisi simbol-simbol berkaitan dengan pemahaman
terhadap lingkungan, dan berfungsi untuk mengatur tindakan-tindakan yang dimunculkan
oleh individu-individu sebagai anggota suatu masyarakat. Sehingga dengan demikian,
sosial haruslah mencakup lebih dari seorang individu yang terikat pada satu kesatuan
interaksi, karena lebih dari seorang individu berarti terdapat hak dan kewajiban dari
1 Dosen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Andalas, Padang; Dosen Sekolah Bisnis
Menejemen Institut Teknologi Bandung
2
masing-masing individu yang saling berfungsi satu dengan lainnya. Dalam konteks ini,
manusia diatur hak dan kewajibannya yang menunjukkan identitasnya dalam sebuah
arena, dan sering disebut sebagai status, bagaimana individu melaksanakan hak dan
kewajibannya sesuai dengan apa yang telah ada dalam perangkat pedoman yang ada yang
dipakai sebagai acuan.
Dengan adanya pedoman yang menjadi acuan dalam bertindak dan berinteraksi
antar sesama manusia sebagai anggota masyarakat maka keharmonisan dan fungsi dari
masing-masing hak dan kewajibannya akan dapat terwujud dalam konteks nyata.
Perwujudan dari hak dan kewajiban berupa status tersebut dalam tindakan yang ada
disebut juga sebagai peran-peran yang tampak. Status dengan demikian merupakan
kumpulan dari hak serta kewajiban yang dikenakan pada seorang individu pada satu
arena tertentu dan suasana tertentu, artinya bahwa status seorang individu akan berlaku
pada satu arena tertentu dan tidak berlaku pada arena lainnya.
Dalam kehidupan suatu masyarakat atau komuniti, seorang individu akan
berhubungan dengan individu lain yang juga anggota masyarakat atau komuniti yang
bersangkutan, dan hubungan tersebut tidak hanya dalam satu arena tertentu saja akan
tetapi sangat berkaitan dengan kebutuhan dari manusia itu sendiri. Kebutuhan-kebutuhan
manusia dalam rangka kehidupannya terwujud dalam bentuk-bentuk mata pencaharian,
kesenian, bahasa dan struktur kemasyarakatan, kekerabatan, teknologi dan agama. Wujud
pelaksanaan kebutuhan tersebut merupakan elemen dalam kebudayaan manusia, oleh
karena itu masing-masing elemen tersebut memunculkan suasana-suasana tertentu yang
sesuai dengan aktivitasnya.
Dengan dasar suasana dan arena yang manusia tersebut harus terlibat, maka
otomatis, seorang individu sebagai anggota suatu masyarakat akan mempunyai banyak
status berkaitan dengan suasana dan elemen budaya yang ada.
Ketika Sudin sedang kesulitan uang untuk modal kerja, dia bermaksud untuk
menghubungi Hasan yang dikenal di kampungnya sebagai saudagar yang
berhasil dan sangat dermawan. Maka dicarilah kesempatan untuk bertemu
Hasan. Kebetulan, pada suatu sore Hasan datang ke rumah Sudin untuk
bertemu dengan Togob kakak Sudin yang mempunyai keahlian sebagai tukang
bangunan. Hasan pergi mengunjungi Togob karena Togob adalah temannya
bermain sejak kecil, dan sampai sekarang Hasan masih bersahabat dengan
Togob.
Hasan mengunjungi Togob untuk meminta tolong dibetulkan pagar rumahnya
yang rusak karena diseruduk kerbau. Mengetahui keperluan Hasan kepada
Togob, maka Sudin tidak jadi mengutarakan maksudnya untuk meminjam
uang kepada Hasan. Hal ini disebabkan karena Hasan tidak dalam posisi
sebagai saudagar yang sedang menjalankan aktivitasnya, akan tetapi sebagai
orang yang sedang meminta tolong.
Dari kisah di atas, maka dapat ditengarai bahwa Hasan menduduki dua status
yaitu sebagai saudagar kaya di kampung dan sebagai seorang penduduk kampung teman
Togob. Hasan dengan statusnya sebagai teman Togob, ia mewujudkan peranannya
meminta tolong kepada Togob, dan ketika sedang dalam suasana tersebut, Sudin tidak
3
mungkin mengalihkan peran Hasan menjadi seorang saudagar sekaligus dalam satu
waktu.
Seorang direktur sebuah perusahaan bernama Mikail, pada suatu waktu
Mikail sedang berbicara dengan kliennya bernama Samsudin, keduanya
terlibat pembicaraan mengenai perusahaan dalam konteks perdagangan.
Pada saat mereka berbicara, terdengar suara hand phone Mikail, kemudian
Mikail memegang hand phone tersebut dan menjawab salam dari suara orang
yang menelepon. Ternyata Mikail ditelepon oleh adiknya yang bernama
Raqib, dan menanyakan perihal ayah mereka, keduanya, Mikail dan Raqib
terlibat pembicaraan mengenai keluarga.
Dari kisah tersebut dapat kita tela’ah bahwa Mikail memerankan dua status
sekaligus dalam satu waktu, yaitu sebagai rekan kerja dari Samsudin dan kakak dari
Raqib. Dari kenyataan tersebut maka status akan terikat pada pranata apa yang mengikat
individunya dalam arena tertentu.
Kumpulan hak dan kewajiban atau status yang dipunyai oleh manusia tersebut pada
dasarnya dapat terbagi dalam dua bagian besar yaitu perolehan (ascribed) dan pencapaian
(achieved). Sebagai status perolehan, manusia tidak akan dapat merubahnya karena sudah
secara kodrati diterima. Status perolehan ini akan diwujudkan oleh individu yang
menyandangnya, seperti laki-laki dan perempuan, anak si Hasan, bapak si Togob, ibu si
Sudin, pemuda atau pemudi berusia 25 tahun, orang tua, anak-anak dan seterusnya.
Individu yang menyandangnya tidak akan dapat merubahnya, dan ini akan diwujudkan
dalam bentuk nyata sebagai peran-peran sesuai dengan status yang disandangnya.
Di pihak lain, status pencapaian adalah kumpulan hak dan kewajiban yang
disandang seseorang ketika orang tersebut berada pada status tertentu yang diperolehnya
sehingga orang tersebut akan merubah tindakan dan tingkah lakunya dengan dasar status
yang disandangnya, seperti seorang pemain badminton di sebuah kampung, dan karena
seringnya dia berlatih kemudian mengikuti pertandingan tingkat nasional dan menjadi
juara badminton tingkat nasional maka statusnya menjadi berubah, dari seorang pemain
badminton tingkat dusun menjadi seorang juara badminton nasional. Sehingga otomatis
tingkah laku dan tindakannya akan mengikuti hak dan kewajiban yang baru
disandangnya.
Sering terjadi pertentangan dari peran-peran yang dilakukan oleh dua orang
individu dalam satu arena interaksi.Pertentangan antar peran yang ada dalam individu
berkaitan dengan pola yang ada dalam masyarakat dapat menjadi permasalahan yang
dapat menganggu pola yang sudah ada sebelumnya seperti adanya nepotisme.
Mikail dan Raqib adalah dua orang kakak beradik, Mikail adalah seorang
pengusaha dan Raqib adalah seorang sarjana teknik lingkungan yang baru
lulus. Pada suatu waktu Mikail memerlukan seorang ahli mekanik untuk
keperluan beraktivitasnya perusahaan miliknya.
Dalam rangka tersebut, Mikail kemudian membuka peluang untuk penerimaan
tenaga kerja ahli untuk menangani bagian tersebut. Raqib kemudian
mendaftar di perusahaan Mikail. Sebelumnya ayah mereka selalu memberikan
pesan agar sesama saudara harus saling membantu.
4
Dari perjalanan penerimaan tenaga kerja, ternyata yang berhasil lulus hanya
dua orang yang memenuhi kualifikasi penyaringan ijazah (sarjana) dan
kemampuan umum (bahasa inggris, pengetahuan umum), seorang berlatar
belakang mekanik bernama Ayub dan seorang lagi Raqib. Dengan kondisi
demikian maka muncul kebimbangan dalam diri Mikail. Apabila menuruti
kepentingan perusahaan, maka yang berhak diterima adalah Ayub karena
sesuai dengan keperluan yang ada yaitu ahli mekanik, di pihak lain, Mikail
dibebankan oleh keluarganya agar sesama anggota keluarga harus saling
menolong, artinya dia harus menerima Raqib sebagai tenaga kerjanya
walaupun tidak sesuai dengan bidang yang ada.
Dari ceritera tersebut maka dapat dilihat bahwa Mikail menduduki dua status
sekaligus dalam satu waktu, sebagai pimpinan perusahaan atau sebagai kakak. Dengan
adanya dua status yang ada, maka otomatis akan terdapat beberapa peran yang saling
bertentangan satu dengan lainnya, peran-peran yang harus diwujudkan dalam konteks
statusnya sebagai kakak dan peran-peran dalam konteks statusnya sebagai pimpinan
perusahaan.
Hal ini berkaitan dengan kenyataan bahwa satu status akan terdiri dari banyak
peran atau peranan. Peran-peran yang diwujudkan oleh individu akan berupa tindakantindakan
yang terkait dengan pranata sosial yang melingkupinya. Dalam konteks di atas
apakah Mikail mewujudkan peran berkaitan dengan pranata keluarga, atau berkaitan
dengan pranata mata pencaharian. Dari kenyataan tersebut maka tindakan yang muncul
akan dapat menggambarkan sedang mewujudkan pranata sosial apa si individu yang
berinteraksi tersebut.
Untuk menggambarkan kehidupan suatu masyarakat, atau untuk menerapkan
suatu bentuk pembangunan guna meningkatkan kehidupan masyarakat maka perlu
adanya penelaahan terhadap sosial. Dalam konteks ini, sosial hanya dapat dipahami
dengan melihat wujud nyatanya berupa tindakan-tindakan yang tampak yang
dimunculkan oleh individu-individu sebagai anggota masyarakat yang bersangkutan.
Dengan melihat dan mengidentifikasi tindakan-tindakan yang tampak maka kita dapat
merekonstruksi pola-pola yang menyebabkan munculnya tindakan yang bersangkutan.
Pola-pola yang terwujud tersebut akan mengacu pada pranata sosial yang membentuknya.
Pola-pola yang muncul dari pemahaman terhadap tindakan yang muncul yang
digambarkan oleh individu-individu sebagai anggota masyarakat pada dasarnya tidak
dapat dipahami dari sudut pandang peneliti dari luar masyarakat yang bersangkutan. Oleh
karena itu untuk dapat memahami pola-pola yang berupa sosial dalam masyarakat perlu
bagi orang luar masyarakat untuk dapat hidup dan tinggal bersama masyarakat yang
ditelitinya agar makna dari sosial yang berlaku dapat dipahami dengan mudah.
Biasanya untuk memudahkan suatu program pengembangan masyarakat hal yang
paling cepat memberikan hasil adalah dengan mengidentifikasi masalah sosial yang
muncul dalam kehidupan masyarakat. Dengan melihat masalah sosial berarti akan
tampak ketimpangan-ketimpangan tindakan-tindakan yang dapat dikatakan melanggar
‘pakem’ atau pola yang sudah ada dalam masyarakat. Sehingga dengan demikian
penggambaran suatu bentuk kehidupan sosial masyarakat dapat diidentifikasikan dengan
jelas dan fungsional dalam sistem yang sudah ada dan bekerja sebelumnya.
5
Pemetaan sosial pada dasarnya adalah usaha untuk menggambarkan,
mendeskripsikan mengidentifikasikan norma-norma, moral, nilai dan aturan yang
digunakan oleh manusia sebagai anggota masyarakat untuk mengatur hubungan interaksi
yang terjadi di dalamnya. Norma, moral, nilai dan aturan yang terwujud dalam konteks
masyarakat biasanya berupa pranata-pranata yang berlaku dalam masyarakat dan
bersumber dari kebudayaan yang dipakai oleh masyarakat yang bersangkutan, sehingga
bersifat abstrak.
Usaha melakukan pemetaan sosial dapat dilakukan dengan berbagai cara atau
metode penjaringan data atas gejala yang tampak, yaitu bisa dengan cara kuantitatif atau
juga dengan kualitatif. Tetapi agar supaya gejala sosial yang diidentifikasi tersebut dapat
tergambar dengan jelas dan berkaitan dengan kebudayaan yang dipegang oleh masyarakat
yang bersangkutan, maka akan lebih baik lagi menggunakan metode kualitatif yang berisi
tentang kualitas dari data yang diperoleh.
Walaupun demikian, data-data sekunder tetap diperlukan untuk melihat
perkembangan secara historis keadaan kenyataan yang terdeteksi dan pengalaman dari
masyarakat dalam menghadapi keadaan-keadaan nyata yang pernah dialaminya.
Kejadian-kejadian nyata yang dialami oleh anggota masyarakat biasanya tercatat dalam
buku catatan yang bersifat permanen dan berisi tentang data-data empiris pada masanya.
Catatan-catatan ini biasanya berkenaan dengan jumlah penduduk, kepadatan penduduk,
pola migrasi, angka kematian dan kelahiran serta kepemilikan yang ada pada masyarakat.
Kedua data ini yaitu kualitatif dan kuantitatif menjadikan penggambaran
kehidupan masyarakat dapat bersifat menyeluruh atau holistik. Yaitu menggambarkan
secara keseluruhan aspek dari keadaan masyarakat dari setiap pranata yang ada di
dalamnya. Selain penggambaran keadaan masyarakat secara keseluruhan baik secara
diakronis atau historis juga tergambar secara sinkronis atau fungsional hubungan antar
pranata yang berlaku di dalamnya yang berisi tentang kebiasaan-kebiasaan dari anggotaanggota
masyarakat dalam mewujudkan status dan perannya dalam setiap pranata yang
berlaku.
Pemetaan sosial secara mendalam sering dilakukan oleh para peneliti sosial
khususnya antropologi dalam menggambarkan kehidupan secara menyeluruh suatu
masyarakat sukubangsa dengan mengorbankan waktu bertahun-tahun untuk tinggal
bersama masyarakat yang ditelitinya. Usaha yang dilakukan oleh para antropolog tersebut
dapat dikatakan sebagai sebuah data etnografi.
Arti & Definisi Masalah Sosial
Kata-kata masalah sosial rasanya bukan suatu yang ganjil bagi kita, kata-kata itu sudah
sangat umum sekali kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Hampir setiap kali kita
membaca surat kabar, menyaksikan berita di televisi, atau mendengarkanya melalui radio
saat perjalanan kita ke tempat pekerjaan, kata-kata masalah sosial seringkali hadir,
bahkan banyak kejadian yang ada di sekitar kita sering disebut dengan masalah sosial
apabila berkenaan dengan kehidupan manusia, dan bahkan yang berkaitan jauhpun
6
seperti adanya banjir tahunan di Jakarta atau kebakaran hutan di suatu daerah sering
disebut sebagai masalah sosial sebagai alternatif penyebutan selain dari masalah
lingkungan.
Umumnya hal-hal yang seringkali kita sebut sebagai masalah sosial itu berkaitan
dengan keadaan atau kondisi yang berkaitan dengan kriminal, seperti pencurian,
perampokan, pemerkosaan, pembunuhan dan bahkan pelacuran, korupsipun dimasukkan
sebagai kondisi kriminal. Atau sering juga masalah sosial tersebut berkenaan dengan
masalah yang berkaitan dengan kodisi sosial yang menyangkut keberadaan individuindividu
dalam masyarakat yang berkaitan dengan kondisi keterpurukan kesejahteraan
kehidupan masyarakat, seperti kemiskinan, ketertinggalan tingkat pendidikan,
pengangguran, pemutusan hubungan kerja (PHK), penyebaran penyakit, kecenderungan
bunuh diri, penyalahgunaan obat-obatan atau narkotika. Ada juga yang
mengkategorisasikan masalah sosial sebagai suatu masalah yang berkaitan dengan
penguasaan atau wewenang seseorang atau kelompok, seperti berkaitan dengan politik
tertentu, penguasaan orang atau sekelompok orang terhadap kehidupan kelompok orang
yang lain, pendominasian aturan-aturan dalam kehidupan dan biasanya pendominasian
pada bidang ekonomi.
Masalah penyakit menular yang disebabkan dari kondisi binatang ternak seperti
flu burung (avian flu) juga dimasukkan sebagai sebuah masalah sosial dan hal ini banyak
disebabkan karena dampaknya yang sangat meluas pada kehidupan manusia secara
umum. Keadaan tersebut menyebabkan kekawatiran dari kehidupan sebagian besar
anggota masyarakat akan adanya jenis penyakit menular tersebut.
Konflik antar sukubangsa, atau konflik antar anggota kelompok permukiman yang
terjadi di masyarakat atau komuniti, atau konflik antar kelompok pola hidup yang
berbeda seperti antara kegiatan industri dengan komuniti lokal yang berbeda mata
pencaharian sering juga dianggap sebagai masalah sosial. Hal ini berkaitan dengan
perbedaan kepentingan dari kelompok-kelompok tersebut, dan bahkan sering masalah
politik adalah juga masalah sosial. Kenyataan-kenyataan ini mendorong istilah-istilah
yang muncul seperti masalah sosial ekonomi, masalah sosial politik, masalah sosial
agama dan seterusnya.
Bahkan terdapatnya usaha untuk mengelompokkan masalah ‘kemasukan’ nya
anak-anak murid sekolah menengah atas di suatu daerah yang berakibat mengamuknya
anak-anak murid tersebut tanpa sebab yang jelas sebagai suatu bentuk masalah sosial.
Tampaknya semua masalah sosial yang telah diidentifikasi secara umum di atas
merupakan sebuah gejala yang selalu berkaitan dengan manusia, apakah kondisi
kesejahteraan, tingkah laku ataupun pengetahuan manusia itu sendiri. Semua hal tersebut
terlihat selalu berkaitan dengan manusia.
Dengan beragamnya kondisi masyarakat berkenaan dengan hambatan-hambatan
dan kelancaran kehidupan manusia itu sendiri, maka sebenarnya apa yang disebut sebagai
masalah sosial itu?. Ternyata untuk memberikan definisi dari masalah sosial ini tidak
semudah menyebut kata-katanya. Belum ada definisi yang baku yang bisa menjelaskan
secara gamblang apa yang disebut dengan masalah sosial. Namun beberapa ahli sosial
mencoba atau berusaha untuk menterjemahkan kata-kata masalah sosial. Diantaranya
seperti yang disebutkan di bawah ini.
7
Birenboum dan Sagarin (1972) dalam Spector and Kitsuse menyebutkan bahwa
masalah sosial ada atau muncul ketika suatu masyarakat tertentu, atau paling tidak
sebagian orang dalam komuniti tersebut, merasa dipecah belah atau terancam atau merasa
terganggu dalam menjalankan aktivitas atau praktek-praktek kehidupannya yang berlaku
dalam masyarakat tersebut.
Sedangkan Raab dan Selznick mencoba menterjemahkan arti masalah sosial
dengan lebih menyoroti kata-kata masalah sosial sebagai cerminan dari ganggungan
terhadap ”good will” yang menjadi perhatian dari sebuah komuniti tersebut. Adanya
gangguan terhadap jalannya suatu proses tindakan yang mengarah pada keinginan
sekelompok orang.
Definisi lain juga diberikan oleh Richard and Myer yang menyebutkan bahwa
masalah sosial adalah suatu kondisi yang didefinisikan oleh suatu komuniti atau
sekelompok orang sebagai sebuah penyimpangan dari suatu norma atau nilai sosial yang
sangat dihargai atau yang dianggap penting. Maksudnya adalah kondisi yang ada di
lingkungan masyarakat tertentu dipahami berbeda oleh sekelompok individu yang juga
anggota masyarakat yang bersangkutan dan akan tetapi mempunyai perbedaan
pemahaman terhadap gejala yang tampak nyata, sehingga hasil pemahaman tersebut
menimbulkan ketegangan-ketegangan dengan kelompok sosial lainnya, dan ini
menciptakan suatu bentuk persaingan dan bahkan konflik. Perbedaan-perbedaan
pemahaman yang digunakan oleh individu-individu yang bersangkutan, pada dasarnya
dipengaruhi oleh adanya strata sosial yang menjadi bagian dalam masyarakat. Artinya
bahwa individu dari starta sosial tertentu akan berbeda pemahamannya terhadap gejala
sosial yang tampak bila dibandingkan dengan individu lain dari strata sosial yang lain
padahal mereka berasal dari masyarakat yang sama.

source : PRANATA SOSIAL Oleh Dr. Bambang Rudito1
pengertian www 

Khasiat Kelapa Muda

Khasiat Kelapa Muda atau Manfaat Kelapa Muda sebenarnya banyak sekali terutama untuk kesehatan dalam postingan kali ini saya aka share  Khasiat Kelapa Muda atau Manfaat Kelapa Muda pastinya sahabat sangat ingin mengetahui rahasia Khasiat Kelapa Muda , Pohon kelapa memang menyimpan manfaat dari akar sampai daunnya juga.

Kelapa Muda

Kelapa Muda


beberapa dari Khasiat Kelapa Muda atau Manfaat Kelapa Muda muda akan saya share dalam postingan kali ini diantaranya :

Ada beberapa penyakit yang bisa di obati menggunakan air kelapa muda. Mau tahu apa saja manfaat kelapa untuk

1. Mengobati Demam berdarah Dengan meMinum air kelapa muda hijau yang dicampur dengan air perasan jeruk nipis secara teratur. Dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati demam berdarah

2. Mengobati Cacingan pada anak Berikan air kelapa muda yang diberi sedikit sari jeruk sitrun kepada anak yang mengalami gangguan cacingan.

3. Sebagai Obat yang Haus bagi anda yang Kelelahan,letih, lesu Minum air kelapa mudah hijau yang dicampur sedikit gula,tambahkan es jika perluma. Wow segar.

4. Mengobati Gatal-gatal , mendapatkan khasiat darinya, gunakan cara seperti ini :Rendam satu genggam beras dalam air kelapa muda yang masih berada dalam tempurung selama 5-7 jam hingga beras terasa asam. Lalu giling beras itu hingga halus (menjadi tepung). Kemudian oleskan bahan tersebut pada bagian tubuh yang gatal, eksim, luka, atau telapak kaki pecah. Lakukan setiap hari selama 3-4hari.

5. Mengobati  Luka bakar Ternyata manfaat yang tak kalah hebat adalah untuk mengobati luka bakar, Silahkan dicoba dengan menCampurkan sejumput bubuk kunyit dan air kapur sirih dengan air kelapa. Oleskan bahan tersebut pada bagian yang terkena luka baker. Silahkan dilihat khasiat yang ditimbulkan.


Ternyata kelapa muda memiliki banyak Khasiat Kelapa Muda atau Manfaat Kelapa Muda terutama pada air buahnya. Entah apa lagi manfaat yang bisa kita ambil dari
semua pohon. Hanya Tuhan yang tahu .

source : http://blog.unsri.ac.id

Cara Ternak Lele

Cara Ternak Lele atau Pelaksanaan budidaya lele
Sebelum benih ikan lele ditebarkan di kolam pembesaran, yang perlu diperhatikan adalah tentang kesiapan kolam meliputi:
1. Persiapan kolam tanah ( tradisional)
Pengolahan dasar kolam yang terdiri dari pencangkulan atau pembajakan tanah dasar kolam dan meratakannya. Dinding kolam diperkeras dengan memukul-mukulnya dengan menggunakan balok kayu agar keras dan padat supaya tidak tdadi kebocoran. Pemopokan pematang untuk
kolam tanah (menutupi bagian-bagian kolam yang bocor).
Untuk tempat berlindung ikan (benih ikan lele) sekaligus mempermudah pemanenan maka dibuat parit/kamalir dan kubangan (bak untuk pemanenan).
Memberikan kapur ke dalam kolam yang bertujuan untuk memberantas hama, penyakit dan memperbaiki kualitas tanah. Dosis yang dianjurkan adalah 20-200 gram/m2, tergantung pada keasaman kolam. Untuk kolam dengan pH rendah dapat diberikan kapw lebih banyak, juga sebaliknya apabila tanah sudah cukup baik, pemberian kapur dapat dilakukan sekedar untuk memberantas hama penyakit yang kemungkinan terdapat dalam kolam.
Pemupukan dengan kotoran ternak ayam, berkisar antara 500 – 700 gram/m2; urea 15 gram/m2; SP3 10 gram/m2; NH4N03 15 gram/m2.
Kolam dibiarkan selama 7 hari guna member kesempatan tumbuhnya makanan alami.
2. Persiapan kolam tembok
Persiapan kolam tembok hampir sama dengan kolam tanah. Bedanya, pada kolam tembok tidak dilalarkan pengolahan dasar kolam, perbaikan parit dan bak untuk panen, karena parit dan bak untuk panen biasanya sudah dibuat Permanen.
3. Penebaran Benih
Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gtamlm2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit.
Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju
lingkungan yang baru yaitu kolam. hal ini berarti bahwa perlakuan tersebut dilaksanakan diatas permukaan air kolam dimana wadah (kantong) benih mengapung diatas air. Jumlah benih yang ditebar 35-50 ekorlm2 yang berukuran 5-8 cm.
4. Pemberian Pakan
Selain makanan alami, untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele perlu pemberian makanan tambahan berupa pellet. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus dengan ikan rucah dengan perbandingan l:9 atau campuran dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandungan 1 : 1 : 1 campuran tersebut dapat dibuat bentuk pellet.
5. Pemanenan
lkan lele Sangkuriang akan mencapai ukuran konsumsi setelah dibesarkan selama 130 hari, dengan bobot antara 200 - 250 gram per ekor dengan panjang 15 - 20 cm. Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. Ikan lele akan berkumpul di kamalir dan kubangan, rehingga mudah ditangkap dengan menggunakan waring atau lambit. Cara lain penangkapan yaitu dengan menggunakan pipa ruas bambu atau pipa paralon/bambu diletakkan didasar kolam, pada waktu air kolam disurutkan, ikan lele akan masuk kedalam ruas bambu/ paralon, maka dengan mudah ikan dapat ditangkap atau diangkat. Ikan
lele hasil tangkapan dikumpulkan pada wadah berupa ayakan yang dipasang dikolam yang airnya terus mengalir untuk diistirahatkan sebelum ikan-ikan tersebut diangkut untuk dipasarkan.
Pengangkutan ikan lele dapat dilakukan dengan menggunakan karamba, pikulan ikan atau jerigen plastik yang diperluas lubang permukaannya dan dengan jumlah air yang sedikit. source http://file.upi.edu/
 

Apick_Aw0x'z Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger